Renungan Hari Minggu PRAPASKAH IV.

Sumber Bacaan:

II Tawarikh. 36:14-17a. 19-23
Efesus, 2:4-10
Injil : Yoh. 3:14-21.

Oleh: RD. Sypri Tes Mau

Salam hai para beriman…
Mengawali renungan Minggu Prapaskah IV ini, sebuah ceritera singkat saya persembahkan kepada saudara sekalian. Ini adalah sebuah pengalaman pribadi saya. Sebuah pengalaman tragis namun terberkati.

Pada hari Rabu Abu tanggal 01 Maret tahun 2017, saya mengalami kecelakaan sepeda Motor yang menyebabkan patah tulang kaki kiri saya. Saya mengalami kecelakaan itu ketika sedang dalam perjalanan menuju sebuah stasi di pedalaman paroki Seon untuk merayakan Ekaristi mengawali masa puasa yang suci. Kecelakaan itu membuat saya hanya bisa terbaring dan melewati 40 hari puasa serta perayaan-perayaan Paskah dengan hati yang berduka.
Pertanyaan “mengapa” akan berbagai hal berkecamuk dalam dada dan membara dalam setiap tarikan dan hembusan nafasku.

Hari-hari penderitaan yang panjang saya lewati, dan setiap waktu saya berusaha menemukan kehendak Tuhan dalam peristiwa naas itu….

Keuskupan Atambua
(Sumber foto: https://www.google.co.id)

Kaum beriman yang terkasih….
Bacaan-bacaan suci hari ini, menggambarkan kepada kita tentang Siapakah ALLAH yang kita imani.

Bacaan pertama dari Kitab kedua Tawarikh menggambarkan Allah sebagai pribadi yang dapat murka, marah, tersinggung, dan menjatuhkan hukuman yang menghancurkan, dengan tujuan agar manusia sadar dan bertobat. Bahkan Allah tak segan-segan membiarkan orang pilihan-Nya menderita di daerah pembuangan. Sisa Israel yang luput dari amukan raja orang-orang Kasdim dibuang ke BABEL dan menjadi budak (2 Taw. 36:20).

Tegahkah Allah melakukan itu? Sudah habiskah kasih setia dan cinta-Nya?

Bahagiakah Allah melihat umat-Nya menderita?

Tidak…..!!! Allah menyiksa, tetapi mengasihani. Allah membuang, tetapi mencari dan mengangkat kembali. Melalui perintah Koresh raja Persia, Allah mengajak ; siapa di antara kamu termasuk umat-Nya, kiranya Tuhan Allah menyertainya dan biarlah ia berangkat pulang!(2 Taw. 36:23), ke negeri yang telah dijanjikan.

Di dalam Injil Yohanes, Allah membuktikan bahwa tangan-Nya akan terus menyertai. Tangan Tuhan terus menyertai setiap orang yang mendengarkan suara Allahnya memanggil, yang percaya akan kasih setia-Nya. Cinta Tuhan tercurah sampai habis, dan mencapai puncak kepenuhan dalam diri Anak Manusia yang ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal,(yoh. 3:14-15).

Inilah bukti, bahwa Allah Pencinta bukan pendendam, Allah mendidik dengan cara dasyat tetap tidak membinasakan. Rasul Paulus membuktikan dalam bacaan kedua dan menegaskan kepada kita bahwa Kasih Karunia-Nya yang besar telah mendorongNya untuk melimpahkan rahmat-Nya yang menghidupkan kita bersama dengan Kristus. AMOR VINCIT OMNIA, CINTA MENGALAHKAN SEMUANYA. Sekalipun kita telah mati karena kesalahan dan dosa kita, tapi kita tetap diselamatkan berkat Kasih Karunia-Nya ( Ef. 2:5). CINTA ALLAH mengalahkan segala kemurkaan-Nya.

Akhirnya, saya sungguh percaya dan yakin : Allah itu panjang sabar dan berlimpah kasih Sayang. Allah mempunyai strategi ilahi untuk menyadarkan Umat-Nya, untuk mengangkat umat-Nya dari kejatuhan, kehancuran, keputusasaan, untuk menebus dan menyelamatkan Umat-Nya. Allah mempunyai strategi yang rahasia, manusia tak sanggup menyelaminya. Allah, bahkan menunjukkan kebesaran, kuasa, dan cinta KasihNya lewat cara-cara yang dasyat dan menyakitkan.

Allah menguji kesabaran kita, dan memberikan rahmat yang istimewah dengan berbagai cara.
“Kecelakaan itu telah berlalu”. Saya telah sembuh. Ternyata, melalui kecelakaan itu Allah memberikan CINTA-NYA yang dasyat kepada saya. Saya mengalami banyak berkat, banyak kerinduan terpenuhi, banyak misteri terungkap, banyak kecemasan terjawabi, manusia lama dibaharui, hati dimurnikan, jiwa disucikan, dan masih banyak lagi. “Allah telah memeluk saya dengan erat”.

Selamat hari Minggu Prapaskah IV saudaraku.

Selamat berjuang, menyelami cinta dan keajaiban ALLAH dalam setiap kesulitan yang anda alami.Amin.

Salam Kasih

RD. Sypri Tes Mau, Pembina Frater TOR LOO DAMIAN-Keuskupan Atambua.

Admin Web Keuskupan (Tryles Neonnub)

SHARE