keuskupanatambua.org –¬†Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr , Uskup Keuskupan Atambua, memimpin misa Rabu Abu di Gereja Katedral Atambua (14/02/2018). Misa Penerimaan abu ini dimulai tepat pukul 06.00 WITA, dan dihadiri orang ribuan umat Katholik.

Dalam homilinya, mengajak umat Katholik agar Berbalik kembali kepada Tuhan, sesuai dengan amanat injil.
Uskup Atambua juga menekankan 3 keutamaan yang perlu dilakukan selama masa prapaskah ini yakni:
1. Berdoa
2. Berderma/ memberi sedekah
3. Berpuasa

Keuskupan Atambua
Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr Menerimakan Abu kepada Para Putra Altar (Photo: Dok. RD. Kris Fallo)

“Cara yang kita lakukan untuk mengindari diri dari 7 dosa pokok sebagaimana yang saya tulis dalam surat gembala yakni: Doa, Derma dan puasa”, demikian ungkap Monsinyur Domi dalam homilinya.

“Selama empat puluh hari, kita umat Katholik mengisinya dengan doa, derma, dan puasa, supaya kita perlahan-lahan membebaskan diri dari dosa-dosa”, katanya menambahkan.
Perayaan ekaristi Rabu Abu ini mengusung tema: “Membangun Solidaritas Sosial demi Keutuhan Ciptaan, “Puasa Bebas Pamer”.

 

Keuskupan Atambua
Penerimaan Abu pada Perayaan Rabu Abu di Katedral Atambua (Photo: Dok. RD. Kris Fallo)

Perayaan ekaristi yang dihadiri oleh ribuan umat Katholik ini, berlangsung hikmat, aman dan lancar.

Untuk diketahui, Misa Rabu Abu di Katedral terjadi tiga kali:
1. Pkl.06.00: oleh Mgr. Dominikus Saku, Pr
2. Pkl.08.00: oleh RD. Kris Fallo
3. Pkl.17.00: RD. Vence Bria
Sedangkan di Bakal Paroki Kuneru terjadi pada Pkl.07.00 oleh RD. Stefanus Boisala.***

Berita dari: RD. Kris Fallo, Pastor Rekan Paroki Katedral Atambua.

Edit by: Admin Web KA (Tryles Neonnub)

 

SHARE