keuskupanatambua.org – Keuskupan Atambua mulai membangun rumah penginapan untuk para imam projo. Upacara pembangunan diawali dengan ibadat sabda sekaligus peletakan batu pertama oleh Uskup Kesukupan Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr, di Emaus, Atambua, (Senin, 22/1/2018).

Dengan merujuk pada sabda Tuhan akan bangunan yang kokoh kuat dibangun di atas batu karang dan Tuhan sebagai batu karang sejati, Bapa Uskup menegaskan agar hidup kita selalu berpedoman pada sabda Tuhan sebagai penuntun arah hidup.

Keuskupan Atambua
Ibadat Peletakan Batu Pertama Rumah Penginapan St. Thomas Aquinas (Photo: RD. Ino Nahak)

“Tuhan sebagai batu karang sejati. Kita pun senantiasa menjadikan Tuhan sebagai sandaran hidup agar seluruh diri menjadi tempat yang pantas tumbuhnya benih iman serta kokoh dalam menghadirkan Kerajaan Allah di dunia,” demikian Uskup Domi dalam renungannya.

Pembangunan rumah penginapan yang diberi nama Santo Thomas Aquinas, menjadi sebuah impian yang telah lama dirindukan. Dalam renungan singkatnya, Monsiyur Domi mengatakan jika minimnya fasilitas yang selama ini kita alami sekarang mulai ditata untuk karya pastoral.

Bagi Bapak Uskup, karya pastoral dalam Gereja tidak semata-mata terarah pada bangunan fisik. Ini bukan tujuan utama dari pelayanan Gereja. Namun, terpenting dan perlu difokuskan sekarang adalah pembangunan iman umat Allah.

“Kita selama ini mengalami keterbatasan daya tampung bagi para imam untuk kegiatan pastoral. Sekarang kita mulai membangun rumah penginapan baru. Kiranya sarana ini bisa mengatasi kendala yang selama ini kita hadapi. Bagi saya, bangunan fisik bukan satu-satunya tujuan dari karya pastoral tetapi pembangunan iman umat Allah di Keuskupan Atambua lebih utama dan penting dalam berpastoral, “ kata Uskup Domi.

Keuskupan AtambuaUpacara ini dihadiri oleh sejumlah besar imam, biarawan, biarawati, dan para agen pastoral. Dengan peletakan batu pertama oleh Bapak Uskup, secara resmi dimulai pembangunan rumah penginapan imam Projo Keuskupan Atambua. Secara simbolis, peletakan batu pertama juga dilakukan oleh Pater Vikjen Keuskupan Atambua, Ekonom KA, Deken Belu Utara, Deken Malaka, Deken Kefa, Deken Mena, Ketua Unio Projo KA, perwakilan Imam Senior (RD. Ema Hane), Imam Junior (RD. Marsel Nai Key), dan Sekretaris Umum Puspas (Yosef M.L. Hello) sebagai wakil awam.

Oleh: RD. Inosensius Nahak Berek

SHARE