keuskupanatambua.org – Bertempat di Gereja Katedral Atambua, Senin, 12/03/2018, diadakan kegiatan rekoleksi persiapan Paskah untuk para Aparatur Sipil Negara, (ASN) lingkup Kabupaten Belu.

Keuskupan Atambua
Rekoleksi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Belu (Photo: RD. Kris Fallo)

Kegiatan rekoleksi ini diberikan oleh uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr. dan Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, dan dihadiri oleh Sekda Belu, para staf ahli, para asisten, para Pimpinan OPD, pejabat eselon III dan IV, karyawan/i, POLRI, serta para guru, dan undangan lainnya.

Deken Belu Utara, RD. Stefanus Boisala ketika membuka kegiatan rekoleksi kembali mengajak para peserta rekoleksi untuk menghayati, dan peduli serta mencintai alam semesta yang telah menghidupi kita manusia.

Bupati Belu, Willy Lay, membawakan materi rekoleksinya dengan tema; “Membangun Solidaritas Sosial demi Memulihkan Alam yang telah Rusak”, menekankan beberapa hal pokok diantaranya:
1. Teologi penciptaaan
2. Solidaritas dengan Alam
3. Spriritualitas ekologi

“Mari kita sama-sama mengendalikan ekosistem, mari kita sama menjaga lingkungan kita agar tidak rusak”, demikian himbauan Bupati Belu saat membawakan bahan rekoleksinya.

Keuskupan Atambua
Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Belu mengikuti Rekoleksi Persiapan Paskah di Gereja Katedral Atambua (Photo: RD. Kris Fallo)

Sementara Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr, sebagai pemateri kedua, menjelaskan tujuh dosa pokok yang sering dilakukan manusia yakni;
1. Kesombongan
2. Keserakahan/ketamakan
3. Kemalasan
4. Iri hati, dengki, cemburu dan dendam
5. Kemarahan/amara murka tanpa alasan yang cukup
6. Pesta pora, mewah berlebihan sampai mabuk
7. Perzinahan, percabulan, perselingkuhan

Banyak tanggapan positif dari para peserta rekoleksi, dan juga panitia, karena kegiatan rekoleksi yang menjadi program tahunan ini, berbeda dari tahun sebelumnya dan banyak ASN yang terlibat, ini dikarenakan Butati Belu juga turut memberikan bahan rekoleksi.

Kegiatan rekoleksi sehari ini dilanjutkan dengan ibadat tobat, pengakuan pribadi, dan juga santap siang bersama.

 

Penulis: RD. Kris Fallo, Pastor Rekan Paroki Sta. Maria Immakulata Atambua
Admin Web Keuskupan Atambua: Tryles Neonnub

SHARE