Melalui kegiatan ini, KKMKI Keuskupan Atambua menegaskan pentingnya pendampingan yang lebih utuh dalam karya SEKAMI. Animator dan animatris tidak hanya dipanggil untuk menyampaikan materi iman, tetapi juga membangun kedekatan, kepedulian, dan semangat misioner bersama anak-anak sebagai generasi Gereja masa kini dan masa depan.
Browsing: Berita Dekenat
Melalui aksi berbagi tersebut, PSMTI Timor Tengah Utara kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan perayaan keagamaan sebagai momentum mempererat persaudaraan lintas iman dan membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Di tengah arus digital dan tantangan migrasi tenaga kerja, pesan Uskup sederhana namun tegas: menjadi hamba bukanlah kehinaan, melainkan jalan kemuliaan. Pendidikan yang berakar pada pengorbanan dan karakter adalah cahaya harapan bagi bangsa.
Rekoleksi Kategorial di Dekenat Mena ini menjadi momentum penting pembinaan iman bagi para pelajar lintas sekolah. Kehadiran langsung Uskup Atambua memberi penguatan rohani sekaligus motivasi moral agar generasi muda Katolik semakin bertumbuh sebagai pribadi beriman, setia, dan berkarakter di tengah tantangan zaman.
EVAPERCA tingkat Dekenat Mena diharapkan menjadi acuan strategis dalam pelaksanaan EVAPERCA keuskupan dan meningkatkan sinergi antar-paroki, mendukung visi pastoral Uskup dalam quinquineal ke-IV, serta memperkuat komitmen pastoral profesional di seluruh Dekenat Mena.
Keuskupanatambua.org. Emaus Pastoral Center, Dekenat Belu Utara menyelenggarakan jambore Sekami yang dimulai pada hari ini (Sabtu, 5/7/2025) hingga besok (Minggu…
Selain Misa Syukur, CU juga mengadakan aksi donor darah, kerja bakti dan bakti sosial di tiga kabupaten: Malaka, Belu, dan Timor Tengah Utara. Seluruh rangkaian ditutup dengan potong tumpeng, santap siang bersama, serta rekreasi penuh keakraban.
Malam Kreasi yang bakal digelar pada Seminaris merupakan momentum sukacita, refleksi iman, dan solidaritas umat dalam mendukung perjalanan panjang pembinaan calon-calon imam, seraya membuka mata dan hati banyak orang untuk menanggapi panggilan Tuhan secara kreatif dan berani.
Ziarah ini menjadi momen penting bagi SDK Kuntum Bahagia untuk memperteguh identitasnya sebagai lembaga pendidikan Katolik yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, iman, dan spiritualitas murid-muridnya.
Uskup menyoroti tantangan dalam dunia pendidikan, di mana ilmu yang tersedia sering kali tidak sebanding dengan kemampuan siswa dalam menyerapnya. Ia menekankan bahwa tanpa belajar, seseorang bisa menjadi objek eksploitasi dan bahkan perusak bagi dirinya sendiri. Ia juga menekankan pentingnya berpikir kritis agar tidak menjadi orang yang tidak berguna. Dalam konteks Masa Prapaskah, Uskup Atambua mengajak para pelajar untuk melakukan tobat sekolah dan tobat konsumsi, menekankan pentingnya pola makan sehat, serta mewaspadai bahaya zat adiktif yang dapat memengaruhi pola kerja otak dan pengambilan keputusan.
