Pelaksanaan pertandingan bola voli putera-puteri dalam rangka Hari Raya Hati Kudus Yesus (HKY) Dekenat Mena mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan yang ada di wilayah Timor Tengah Utara.
Browsing: Berita Dekenat
Penutupan BULINAS Se-Dekenat Kefamenanu berlangsung meriah dan khidmat di Gua Maria Bitauni, Sabtu, 30 Mei 2026. Kegiatan ini dihadiri umat dari 19 paroki se-Dekenat Kefamenanu.
Umat Paroki St. Yosef Manamas menerima Arca Hati Yesus Mahakudus dari umat Paroki St. Fransiskus Xaverius Wini dalam prosesi penerimaan yang berlangsung di Oela Sunan, Kamis, 14 Mei 2026.
Umat Paroki St. Fransiskus Xaverius Wini menerima kunjungan Arca Hati Kudus Yesus dalam suasana penuh sukacita dan persaudaraan. Penjemputan dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026 di titik serah terima Arca, yang berjarak sekitar 500 meter dari gerbang Wisata Tanjung Bastian. Seluruh umat dari 12 lingkungan paroki hadir bersama untuk menyambut momen rohani yang istimewa ini.
Umat Dekenat Mena membuka rangkaian Perayaan Hati Kudus Yesus sebagai Pelindung Dekenat Mena melalui perayaan Ekaristi di Kapela Santo Fransiskus Xaverius Sumnali Oesoko, Selasa (12/06/2026). Perayaan ini menjadi awal dari seluruh rangkaian kegiatan rohani, perlombaan, pertandingan, perarakan Arca Hati Kudus Yesus, hingga puncak pesta pelindung pada 12 Juni 2026.
Dekenat Mena akan membuka rangkaian Perayaan Pesta Pelindung Dekenat, yakni Hati Kudus Yesus atau HKY, pada Selasa, 12 Mei 2026. Pembukaan perayaan ini akan berlangsung di Kapela Santo Fransiskus Xaverius Oesoko, Paroki Santa Filomena Mena, yang juga menjadi pusat Dekenat Mena.
Dekenat Mena menggelar rapat pembentukan panitia Perarakan Arca Hati Kudus Yesus atau HKY se-Dekenat Mena di Aula Dekenat Mena, Senin, 4 Mei 2026. Rapat ini digelar untuk mempersiapkan perarakan besar Arca HKY dan puncak perayaan dua tahunan Dekenat Mena yang dijadwalkan berlangsung Jumat, 12 Juni 2026.
Melalui kegiatan ini, KKMKI Keuskupan Atambua menegaskan pentingnya pendampingan yang lebih utuh dalam karya SEKAMI. Animator dan animatris tidak hanya dipanggil untuk menyampaikan materi iman, tetapi juga membangun kedekatan, kepedulian, dan semangat misioner bersama anak-anak sebagai generasi Gereja masa kini dan masa depan.
Melalui aksi berbagi tersebut, PSMTI Timor Tengah Utara kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan perayaan keagamaan sebagai momentum mempererat persaudaraan lintas iman dan membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Di tengah arus digital dan tantangan migrasi tenaga kerja, pesan Uskup sederhana namun tegas: menjadi hamba bukanlah kehinaan, melainkan jalan kemuliaan. Pendidikan yang berakar pada pengorbanan dan karakter adalah cahaya harapan bagi bangsa.
