Browsing: Berita Keuskupan Atambua

Pada kesempatan yang sama, Uskup Domi juga menyampaikan pesan penting dalam konteks sosial dan pastoral. Ia menyebut perayaan 50 tahun sebagai tahun pembebasan dari segala bentuk kekerasan, mabuk-mabukan, dan kerusakan alam termasuk pembakaran hutan. “Kita lahirkan kembali semangat ekologi dan panen keutamaan, baik teologal maupun noetis, yang menopang masa depan pendidikan kita,” kata Uskup.

Keikutsertaan utusan Keuskupan Atambua dalam forum ini menunjukkan keseriusan pastoral dan keterlibatan aktif dalam menjawab fenomena migrasi secara holistik, baik dari sisi pendampingan spiritual maupun advokasi sosial. Diharapkan, Perpas XII menjadi titik tolak bagi pembaruan strategi pastoral yang lebih menyentuh realitas umat Katolik yang hidup sebagai perantau.

Dalam simpulan presentasi, Rm. Yudel Neno menekankan bahwa pastoral migran-perantau adalah panggilan untuk keluar dari zona nyaman dan menembus batas-batas sosial. Ia menegaskan bahwa hukum dibuat untuk melindungi manusia, bukan merendahkannya, dan pelayanan terhadap migran harus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan sambil menegaskan semangat Yesus sebagai dasar pelayanan.

Komisi Kepemudaan Keuskupan Atambua secara resmi melantik Badan Pengurus Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santa Maria Immaculata Katedral Atambua masa bakti 2025–2027, usai kegiatan animasi yang berlangsung pada Jumat, 30 Mei 2025. Pelantikan dipimpin oleh Rm. Yudelfianus Neno, Pr selaku Sekretaris Komisi Kepemudaan, dan berlangsung dalam perayaan Ekaristi di Gereja Katedral Atambua.