Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • SURAT GEMBALA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Komunitas SMAK Santa Filomena Rayakan NATARU Bersama, Ini Ajakan Kepala SMAK
  • SMAK Filomena Awali Tahun Baru dengan Ekaristi Bersama
  • Komisi PSE Gelar Lokakarya Penyusunan Bahan Katekese APP
  • Staf Puspas KA Gelar Kegiatan Rekoleksi Menjelang Natal
  • Mengendus Miskonsepsi tentang Natal di Penghujung Adventus
  • Dari Ratio Praktis Menuju Ratio Komunikatif ; Kritik Jürgen Habermas atas Rasionalitas Moral Immanuel Kant
  • Narasi dan Refleksi di Balik Keunikan dan Keistimewaan Pembangunan Gereja Paroki Lurasik
  • Ekologi Media dan Pentingnya Kesadaran Subjektif
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • SURAT GEMBALA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Sejarah»KEUSKUPAN ATAMBUA DALAM SEJARAH
Sejarah

KEUSKUPAN ATAMBUA DALAM SEJARAH

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJuly 24, 2020No Comments262 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

1.4     Masa Gereja Mandiri (2008-2024)

1.4.1    Gereja dengan Pastoral Fokus (2008 – 2013)

Setelah pengalihan estafet kegembalaan Gereja dari Mgr. Anton Pain Ratu, SVD kepada Mgr. Dominikus Saku, terjadilah era baru dalam karya pastoral Keuskupan Atambua. Pada 23-29 November 2008 bertempat di TOR Loo Damian, Emaus, Uskup Atambua yang baru menyelenggarakan Musyawarah Pastoral (Muspas) Keuskupan Atambua VI atau Muspas I pada masa kepemimpinannya. Muspas ini dihadiri oleh 212 tokoh umat terdiri dari para imam projo Keuskupan Atambua, para imam biarawan yang bekerja di Keuskupan Atambua, para utusan kongregasi religius, organisasi gerejawi, OMK, dan Dewan Pastoral Keuskupan hingga Paroki untuk merumuskan visi, misi, strategi dan program pastoral 2009-2013. Muspas ini berhasil merumuskan visi: “Umat Allah Keuskupan Atambua semakin beriman dalam konteks budayanya, berpendidikan kristiani, berbudaya kreatif, mandiri dan sejahtera dalam terang Sabda Allah”. Sedangkan misinya ada delapan butir yakni: satu, mengembangkan KUB menjadi komunitas doa dan kehidupan; dua, meningkatkan kecintaan umat terhadap Kitab Suci; tiga, meningkatkan penghayatan iman umat dalam konteks budaya; empat, meningkatkan kualitas pendidikan umat melalui segala jenjang dan bidang; lima, meningkatkan taraf hidup umat lewat pengembangan ekonomi berbasis iman; enam, mengembangkan potensi OMK menjadi pribadi integral, mandiri dan profesional; tujuh, menjadikan keluarga-keluarga kristiani yang unggul dalam iman, ilmu dan moral; delapan, meningkatkan partisi- pasi umat dalam kehidupan sosial-politik. Seluruh hasil Muspas VI ini dirumuskan dalam sebuah buku dengan judul: “Berpastoral Secara Baru” yang diterbitkan oleh Puspas Keus- kupan Atambua.

Untuk mewujudkan visi dan misi pastoral tersebut, Uskup Atambua melakukan berbagai pembenahan, seperti pembenahan struktur dan sistem kerja Puspas KA, pembentukan Komisi Pendidikan (Komdik) Keuskupan Atambua, pembentukan Puslitbang KA, reposisi Komisi Kepemudaan KA, opti- malisasi Pastoral Keluarga dan Pengembangan Pastoral Kaum Awam. Untuk menunjang karya pastoral ini Uskup meng- angkat Dewan Pastoral Keuskupan Atambua periode 2009-2014 yang terdiri dari Ketua dan Sekretaris Komisi Pastoral. Banyak gebrakan yang dilakukan Mgr. Dominikus Saku, untuk menggolkan pastoral fokus melalui program Pastoral berbasis data; on going formation para imam dan berbagai pertemuan pastores.

1.4.2 Gereja Berbasis Persekutuan (2014 – 2019)

Memasuki Quinquinneal II masa kepemimpinan Mgr. Dominikus Saku diselenggarakan Musyawarah Pastoral (Muspas) VII Keuskupan Atambua yang berlangsung di Aula Santo Dominikus, Emaus, pada 16-21 September 2013. Peristiwa bersejarah ini diawali dengan perayaan puncak peringatan 100 tahun karya misi SVD di Indonesia khususnya di Pulau Timor. Perayaan ini menghadirkan Nuncius Apostolik untuk Indonesia, Mgr. Antonio Guido Filipazi di Atambua pada 15 September 2013. Beliau memimpin misa pembaharuan janji perkawinan bagi keluarga-keluarga dan janji setia OMK se- Keuskupan Atambua.

Musyawarah Pastoral VII yang langsung diadakan pasca perayaan 100 Tahun SVD ini secara khusus merefleksikan motto tahbisan Uskup Atambua “Vos Amici Mei Estis” di bawah panduan para ahli dari berbagai disiplin ilmu Teologi, Kitab Suci, Filsafat, Pendidikan dan Sosiologi dari Seminari Tinggi Santo Mikhael Kupang. Selain itu pembacaan data pastoral dipandu Rm. Dr. Francis Purwanto, SCJ dari Yogyakarta hingga menghasilkan visi, misi dan strategi pastoral Keuskupan Atambua yang baru untuk periode 2014-2019, yakni:

Visi: Umat Allah Keuskupan Atambua Semakin Cerdas dan Sejahtera dalam Persahabatan Kristiani.

Misi: Meningkatkan Mutu Hidup Umat Melalui Pendidikan, Pemberdayaan Ekonomi dan Persekutuan Hidup yang Membebaskan.

Strategi Pastoral: Sosialisasi Visi, Misi, Strategi dan Program kerja pastoral Keuskupan Atambua; Pembenahan dan Optimalisasi sistem dan struktur Lembaga Penyelenggara Sekolah; Peningkatan pelaksanaan Pastoral Sekolah; Peningkatan pelaksanaan Pastoral Asrama; Peningkatan mutu tenaga pendidik; Peningkatan kompetensi agen pastoral; Pemberdayaan dan pe ningkatan ekonomi keluarga; Peningkatan pendampingan keluarga yang berjenjang dan berkelanjutan; Pembenahan dan peningkatan peran Komisi Sosial Ekonomi dan Komisi Keluarga Keuskupan Atambua; Peningkatan etos kerja di berbagai bidang kehidupan; Pembenahan dan peningkatan tata- kelola keuangan; Pembenahan dan peningkatan tata administrasi pelayanan sakramental; Pengembangan pastoral ekologis; Pemberdayaan dan optimalisasi peran tokoh-tokoh adat Katolik; Pembenahan dan pengem- bangan ISKA; Pengembangan kerja sama kemitraan; Pengembangan Pastoral Data yang berkelanjutan; dan Pe- ningkatan kapasitas pendampingan kelompok kategorial.

Program Kerja yang dihasilkan adalah: (1) Peningkatan kemampuan, peran dan fungsi Lembaga Pendidikan Katolik; (2) Pengembangan perencanaan di bidang pendidikan dan perekonomian, serta data dan sistem informasi Keuskupan Atambua; (3) Pengembangan Sumber Daya di bidang Pendidikan dan Perekonomian; (4) Pengembangan Pendidikan dan usaha perekonomian sesuai permintaan pasar; dan (5) Peningkatan Pendampingan Keluarga Katolik.

Fokus Pastoral: (1) Pastoral Pendidikan (2014-2016) dan (2) Pastoral Ekonomi (2017-2018). Komitmen Pastoral: (1) Sosialisasi hasil Muspas Keuskupan Atambua VII tahun 2013; (2) Melaksanakan, memantau dan mengevaluasi hasil Muspas Keuskupan Atambua VII; dan (3) Pemberesan administrasi pelayanan Pastoral, Sakramen dan Harta Benda Gereja secara transparan, akuntabel, kredibel, dan profesional.

Keuskupan Atambua
Kegiatan Rekoleksi Pasutri Katolik di Paroki Webora, Keuskupan Atambua (Photo: Dok. Yosef Hello)

Pendidikan sebagai fokus pastoral selama tiga tahun berturut-turut (2014-2016) diberi tekanan sebagai berikut: tahun 2014 dengan penekanan pada aspek pengetahuan (kognitif). Semua paroki, dekenat dan komisi pastoral memusatkan program pastoralnya pada pendidikan, termasuk pendidikan formal di sekolah.Tahun 2015 dengan penekanan pada pendidikan iman dalam keluarga, komunitas dan asrama-asrama. Untuk itu semua paroki, dekenat, tarekat dan komisi pastoral memusatkan program pastoralnya pada pendidikan iman. Tahun 2016 penekanan pada aspek keterampilan hidup. Ada penambahan jumlah paroki di Keuskupan Atambua sampai dengan tahun 2015 yakni Dekenat Belu Utara dengan 17 Paroki; Dekenat Malaka dengan 17 Paroki; Dekenat Kefamenanu dengan 17 Paroki; dan Dekenat Mena dengan 10 Paroki. Dengan demikian pada tahun 2015 terdapat penambahan dua paroki yakni Paroki Keluarga Kudus Ainan, di Dekenat Kefamenanu dan Paroki Santo Antonius Maria Claret Oenopu. Sebelum menjadi merupakan bagian dari Paroki Santa Maria Fatima Nurobo, Dekenat Malaka setelah menjadi Paroki definitif, Paroki Oenopu digabungkan ke Dekenat Kefamenanu karena pertimbangan wilayah pemerintahan dan demi kemudahan pelayanan pastoral. *YH* (Sumber: Ziarah Pastoral Keuskupan Atambua dari Masa ke masa (1938-2015)

Sekretaris Umum Puspas KA.

Diedit oleh Yosef Hello

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Paroki Hati Yesus Yang Maha Kudus Noemuti Mulai Berbenah Menghadapi Seabad Paroki

August 13, 2021

SEJARAH KEUSKUPAN ATAMBUA: MENGENAL PARA VIKARIS GENERALIS ATAU WAKIL USKUP KEUSKUPAN ATAMBUA

March 20, 2021

SEJARAH KEUSKUPAN ATAMBUA: HIERARKI GEREJA KATOLIK KA MULAI DARI TAHUN 1937 S/D 2020

March 20, 2021

KEUSKUPAN ATAMBUA DALAM SEJARAH

July 20, 2020

PUSPAS: DAPUR PASTORAL

May 11, 2020

AJAKAN SEORANG IMAM LANSIA

April 14, 2020

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Komunitas SMAK Santa Filomena Rayakan NATARU Bersama, Ini Ajakan Kepala SMAK

January 13, 2026

SMAK Filomena Awali Tahun Baru dengan Ekaristi Bersama

January 13, 2026

Komisi PSE Gelar Lokakarya Penyusunan Bahan Katekese APP

January 9, 2026

Staf Puspas KA Gelar Kegiatan Rekoleksi Menjelang Natal

December 22, 2025

Mengendus Miskonsepsi tentang Natal di Penghujung Adventus

December 19, 2025

Dari Ratio Praktis Menuju Ratio Komunikatif ; Kritik Jürgen Habermas atas Rasionalitas Moral Immanuel Kant

December 18, 2025
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?