Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • SURAT GEMBALA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pelantikan OSIS Seminari Lalian Periode Genap 2025/2026 Berlangsung Khidmat
  • Mengukur dan Mengedukasi Partisipasi OMK dalam Kegiatan Gereja Berdasarkan Barometer Komitmen, Konsistensi, dan Konsekuen
  • CUKS Keuskupan Atambua Kantor Cabang Seon Selenggarakan Pra RAT Tahun Buku 2025
  • KC Pantura CUKS Keuskupan Atambua Gelar Lokakarya Pra RAT Tahun Buku 2025
  • Komisi-Komisi Gelar Rakor Pastoral bersama Uskup Atambua
  • Mencermati Asumsi dan Mengkritisi Prasangka: Strategi Membina Dialog Terbuka
  • Kecakapan Discernment Imamat di Tengah Viralitas dan Popularitas Publikasi Media Sosial
  • Komunitas SMAK Santa Filomena Rayakan NATARU Bersama, Ini Ajakan Kepala SMAK
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • SURAT GEMBALA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Kelompok Kategorial»Menenun Kesan-Kesan Bernas Ketika di RSUD Kefamenanu
Kelompok Kategorial

Menenun Kesan-Kesan Bernas Ketika di RSUD Kefamenanu

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaMarch 2, 2024No Comments141 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kefamenanu, KeuskupanAtambua.org – Beberapa waktu lalu Saya ada di Rumah Sakit Umum Kefamenanu. Melintas dari lorong ke lorong. Sempat masuk dari beberapa ruangan ke beberapa ruangan. Mendoakan beberapa pasien sembari menyaksikan betapa mereka rindu akan pemulihan.

Di sana-sini gerak langkah tenaga medis; tenaga kesehatan cekatan gencarnya. Pakaian mereka warna-warni. Rupanya karena itu, maka menohok rasa bahwa keindahan itu adanya memang dari perbedaan warna yang berhasil di tenun.

Kedengaran selalu bunyi sepatu pada lantai bersahut-sahutan, pertanda gerak jitu menangani pasien. Filosofi mereka bernas; senyum, ramah dan tanggap selalu. Benar! Mereka semuanya pada senyum ketika berjumpa. Ramah membuat nyaman. Tanggap membuat candu…he….he…

Saya berkesempatan mendokan satu pasien di ruang ICU. Lalu ke ruang sebelah mendoakan pasien infeksi jantung. Melintas dari lorong ke lorong, menyaksikan para penjaga pasien duduk termenung ibarat melontar doa-doa harap sembuh.

Sambil menarik diri dari situasi aktivitas, Saya menyaksikan seorang ibu, yang dengan polos di atas kursi roda sembari senyum dan menyapa beberapa orang yang lewat. Sungguh, pada tempat ini, tergantung doa dan harapan banyak orang.

Sambil lirik ke kiri dan ke kanan, Saya menyaksikan betapa indahnya tata ruang. Apik dan becok dari lorong ke lorong; ruangan ke ruangan dan gedung ke gedung.

Sambil menepi di ruang tunggu dokter, senyum sapa mengawali sebagai kedalaman rasa melayani. Saya di sana untuk tensi darah, plus check darah lengkap dan rekam jantung. Normal kata petugas, pula kata dokter. Dokter Puji namanya. Sangat bersahabat sapa dan ramahnya. Etiketnya melayani, bernas. Saya menepi lagi ke ruang laboratorium. Di sana bertema Dokter Ina. Eh, lagi- lagi, ramahnya bernas. Luar biasa. Saya menemukan cinta dalam karya pelayanan di tempat ini.

Tunggu sebentar ya…….katanya. Dengan ramah, kudayung sambut, karena memang, menunggu, ada hikmahnya. Hikmahnya ialah darinya terdapat ruang bagi adanya kesabaran. Sabar itu subur. Sebagaimana mereka bersabar, sedemikian itulah kesabaran yang samalah yang harus terekspresi; biarlah supaya berpapas-papasan dalam medan nilai.

Dari beberapa pengalaman di atas, berhasil ditenun poin-poin emas.

Yang pertama ; Cinta

Cinta adalah dasar dan sekaligus merupakan puncak pelayanan. Cinta mampu menggerakkan orang berkorban tanpa tanya dan tanpa hitung-hitungan.

Cinta memiliki kedalaman. Kedalamannya ialah rasa empati. Cinta memiliki luasnya. Luasnya ialah solidaritas. Cinta memiliki puncaknya. Puncaknya ialah pelayanan. Cinta memiliki eksennya. Eksennya ialah kesetiaan.

Yang kedua ; Ketulusan

Melayani dengan tulus tidak hanya mendatangkan kesembuhan bagi pasien tetapi juga menjadikan pelayan dan pelayanan bernilai di mata para pasien.

Ketulusan sesungguhnya tak bernilai ekonomis. Lebih baik satu perbuatan tetapi sejuta ketulusan daripada sejuta perbuatan tetapi tak satupun ketulusan.

Yang ketiga ; Kesabaran

Sabar itu subur. Bagi orang-orang yang bersabar, kepada mereka harapan berkenan. Kesabaran merupakan kunci bagi kuatnya harapan. Kesabaran tanpa harapan mudah terjerat dalam rasa jenuh. Harapan tanpa sabar akan melahirkan budaya instan.

Yang keempat ; Pengorbanan

Pengorbanan mengingatkan kita akan pentingnya nilai kesetaraan bahwasannya, kita perlu mengekang segala keinginan kita demi melayani orang yang lain. Sebagaimana mereka semartabat, sedemikian itu, martabat menuntut eksennya dengan cara dan pendekatan yang bernas.

Yang kelima ; Totalitas

Totalitas berarti seutuhnya. Jiwa dan raga dipersembahkan sebagai wujud tertinggi demi menenun kualitas pelayanan. Totalitas, pertama-tama bukan soal kuantitas atau tidak bercorak kuantitatif. Totalitas adalah tanda bahwa jaminan bagi kualitas ialah komitmen dan tanggung jawab. Tidak akan ada totalitas dalam melayani apabila tidak ada komitmen. Komitmen melahirkan tanggung jawab. Tanggung jawab ialah buah yang matang dari kebebasan.

 

RD. Yudel Neno
RSUD Kefamenanu, Sabtu, 2 Maret 2023 saat check up di RSUD Kefamenanu

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Kandi Taku dan Irenius Terpilih Jadi Ketua Lingkungan dan Ketua OMK Kota Baru Paroki Katedral Atambua

October 1, 2025

Komunitas Couples For Christ Membuka Unit Baru di Paroki Betun, Dekenat Malaka

June 23, 2025

CFC Chapter Atambua Merayakan Minggu Misi Sedunia di Gua Santa Maria Siti Bitauni

October 21, 2024

26 Pasutri Katolik Mengikuti CLP dari Couples For Christ Indonesia

June 24, 2024

Paroki Kiupukan Selenggarakan Animasi Pemahaman Dasar Tentang Misi

May 15, 2024

Kongregasi FSGM Lakukan Aksi Panggilan Jaring Simpatisan

January 15, 2024

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Pelantikan OSIS Seminari Lalian Periode Genap 2025/2026 Berlangsung Khidmat

February 11, 2026

Mengukur dan Mengedukasi Partisipasi OMK dalam Kegiatan Gereja Berdasarkan Barometer Komitmen, Konsistensi, dan Konsekuen

February 7, 2026

CUKS Keuskupan Atambua Kantor Cabang Seon Selenggarakan Pra RAT Tahun Buku 2025

February 6, 2026

KC Pantura CUKS Keuskupan Atambua Gelar Lokakarya Pra RAT Tahun Buku 2025

February 6, 2026

Komisi-Komisi Gelar Rakor Pastoral bersama Uskup Atambua

February 5, 2026

Mencermati Asumsi dan Mengkritisi Prasangka: Strategi Membina Dialog Terbuka

January 28, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?