Rabu, 08 Januari 2020 bertempat di Aula Santo Dominikus Emaus, berlangsung kegiatan Synkronisasi Kalender kerja Pastoral Keuskupan Atambua tahun 2020. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Yang Mulia Uskup Atambua. Dalam arahan pembuka, Mgr. Dominikus Saku mengungkapkan pentingnya kegiatan animasi pastoral sebagai aktivitas penyadaran, penjiwaan dan penyemangatan untuk kembali ke sumber atau referensi pertama dan otentik dari tugas panggilan dan pelayanan kita yang utama yaitu Yesus Kristus. Sedangkan synkronisasi adalah menata program kegiatan dari segi sumber daya waktu (SDW) sehingga tidak tumpang tindih atau overlapping, tabrakan atau crash, kacau balau atau chaos. Sebaliknya mengorganisasi, mensystematisasi dan menentukan bersama-sama titik start, route dan titik finish pekerjaan atau pelayanan pastoral kita.

“Kita perlu belajar untuk menata bersama-sama program pastoral kita sehingga tidak terjadi tumpang tindih atau tabrakan kegiatan sehingga tidak kacau balau tetapi tersistematis karena kita menentukan bersama titik start dan garis finish kita dalam pelayanan pastoral kita”, tandas Bapak Uskup Atambua.

Selain itu, menurut Ketua Komisi Keadilan Perdamaian dan Migran Perantau KWI itu, melalui kegiatan sykronisasi program pastoral ini, kita belajar kolaborasi sehingga kita menjadi bagian dalam sati team work, belajar membangun dan menjaga korps kerja, ” LEARN TO WORKING TOGETHER“.

Setelah Bapak Uskup menyampaikan arahannya, lebih lanjut secara teknis, Bapak Sekretaris Umum Puspas, memimpin para Pastor Paroki dan Pelayan Pastoral lainnya untuk sama-sama memperhatikan program kerja yang telah disusun bersama untuk menyamakan persepsi dan memperbaiki yang tumpang tindih serta mengisi yang belum terisi dengan program pastoral selama tahun 2020. Yosef Hello memandu kegiatan sykronisasi mulai dari bulan Januari hingga bulan Desember sehingga tidak ada lagi kegiatan yang tumpang tindih karena sama-sama langsung memperbaiki yang belum baik dan lain-lainnya.

Kegiatan synkronisasi hari ini diakhiri dengan mendiskusikan hal-hal praktis pastoral untuk mendapatkan catatan dan arahan dari Bapak Uskup untuk menjadi pegangan bersama dalam pastoral 2020. ***

SHARE