
Renungan Serial – KeuskupanAtambua.org – Namamu Terdaftar di Surga- oleh Rm. Theo Asa Siri, Pr

Renungan
Sebuah kisah seorang anak yatim piatu. Ia menorehkan kisah hidupnya dalam uraian kalimat ini: “Banyak jalan telah aku lewati, banyak luka yang kusembunyikan, di balik senyum yang orang lihat, ada air mata yang tak terucapkan. Saat langkahku hampir berhenti, saat harapanku tak lagi berarti, ada suara lembut memangil namaku, mengajakku kembali kepada-Nya sebab ia berkata: namamu tercatat di surga. Si anak yatim piatu menghidupkan kenangan yang mendalam sebagai ungkapan pribadi yang tulus dari kisah perjalanan hidup penuh rintangan dan penderitaan yang telah dijalani sendiri tanpa ditunjukan pada orang lain. Ia menggambarkan perasaan yang tertahan dan tidak ada tempat berbagi kesedihan. Ia mencapai titik terendah hidup: merasa lelah, putus asa, hampir menyerah, kehilangan semangat dan alasan untuk melanjutkan hidup.
Ketujuh puluh murid Yesus kembali dari perutusannya dengan gembira dan sukacita. Mereka berbangga dan berceritera dengan penuh sukacita kepada Tuhan Yesus tentang setan-setan yang takluk kepada mereka demi nama Tuhan. Kegembiraan mereka semakin sempurna karena dimahkotai oleh Tuhan sendiri dengan berkata: “Janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu terdaftar di surga”. Kegembiraan dan sukacita para murid adalah kegembiraan dan sukacita Yesus: Aku bersyukur kepada-Mu ya Bapa, Tuhan langit dan bumi karena semuanya itu Kausembunyikan bagi orang bijak dan pandai, tetapi Kau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan di hati-Mu.
Yesus mengutus para murid. Para murid bekerja menurut misi perutusan Yesus. Di sanalah lahir sukacia dan kegembiran anak-anak Allah. Inilah sukacita dan kegembiraan Gereja. Bekerjalah sesuai misi perutusan agar namamu terdaftar di surga.
Niat
Hari ini aku berjuang sedenyut jantung hatiku agar namaku tercatat di surga!
Doa
Allah Bapa yang Mahakasih, berkenanlah menyatakan nama-Mu dalam seluruh karya dan pelayananku. Semoga aku semakin menyadari penyertaan-Mu dalam hidupku dan rahmat-Mu menjadi kekuatan bagiku untuk menghidupi cinta kasih-Mu. Amin (RTAS)
Editor – Yosef Hello. Published by Yudel Neno

