Tahbisan Diakon di Seminari Tinggi Santo Mikhael Penfui Kupang 30 Mei 2026 oleh Mgr. Edmund Woga, CSsR (Uskup Weetabula)
Browsing: Berita Keuskupan Atambua
Puluhan pelajar dan Orang Muda Katolik (OMK) se-Paroki St. Fransiskus Xaverius Wini mengikuti kegiatan Literasi Digital dan Cerdas Media Sosial (Teknologi AI) pada Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA ini menghadirkan Rm. Inocentius Nahak Berek, Pr selaku Ketua Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Atambua sebagai pemateri utama, bersama tim Bapak Yulius Mali. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu _Vos Amici Mei Estis, dilanjutkan pengucapan visi-misi serta slogan Keuskupan Atambua, dan doa pembukaan yang dipandu MC Paulus Miki Abi, Sekretaris Paroki Wini.
Seluruh peserta didik kelas XII Sekolah Menengah Agama Katolik atau SMAK Santa Filomena Mena, Keuskupan Atambua, dinyatakan lulus pada tahun pelajaran 2025/2026.
Komisi Seminari/Panggilan Keuskupan Atambua menggelar Aksi Panggilan dalam rangka Minggu Panggilan Sedunia ke-63 di Paroki St. Yohanes Pemandi Kaputu, Malaka. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tiga malam itu dimulai pada Kamis, 23 April 2026, dengan melibatkan 146 peserta dari 29 tarekat religius, komunitas, para suster, bruder, serta frater TOR Lo’o Damian Emaus.
Para siswa Seminari Santa Maria Immakulata Lalian melakukan aksi panggilan di Paroki Santa Filomena Mena, Desa Oepuah Selatan, Kecamatan Biboki Moenleu, Kabupaten Timor Tengah Utara, pada Sabtu–Minggu, 25–26 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Minggu IV Masa Paskah yang dikenal sebagai Hari Minggu Panggilan Sedunia.
Anak-anak dari sisi kreativitas sangat luar biasa karena mereka siapkan sendiri. Delapan puluh persen ide berasal dari mereka, kemudian baru dipoles. Sekali lagi, luar biasa. Persiapan efektif hanya berlangsung selama satu minggu,” ungkap Rm. Filto.
Dengan pelantikan 274 OMK dari 47 lingkungan ini, Paroki Hati Yesus yang Mahakudus Noemuti menandai babak baru pembinaan orang muda. OMK diharapkan tidak hanya menjadi kelompok kategorial yang hadir dalam daftar struktur paroki, tetapi menjadi ruang hidup bagi orang muda untuk bertumbuh dalam iman, disiplin, tanggung jawab, kreativitas, dan pelayanan.
Perayaan ini menjadi ungkapan syukur bersama bagi keluarga-keluarga yang menyerahkan anak-anak mereka untuk dibaptis, sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh umat akan pentingnya tanggung jawab bersama dalam membangun kehidupan iman anak-anak di tengah keluarga dan Gereja.
Setelah misa dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada para peserta sebagai tanda bahwa mereka telah mengikuti dan menyelesaikan kegiatan Kursus Perkawinan di Paroki Seon, untuk digunakan sebagaimana mestinya. Lalu ada Snack bersama di Pastoran Paroki Kristus Raja Seon yang disediakan oleh para peserta. Para peserta juga memberikan cindera mata bagi paroki berupa sapi ijuk.
Di Paroki Fafinesu, dialog itu akhirnya bukan sekadar pertemuan tahunan. Ia telah berubah menjadi peneguhan kehendak bersama: bahwa Gereja yang berdikari hanya mungkin lahir dari umat yang mau percaya, mau bekerja, dan mau memulai.
