Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
  • Dari Ritapiret, Gubernur NTT Ajak OMK Menjadi Generasi Literat, Produktif, dan Kolaboratif
  • Beri Seminar dalam Momen NYD III, Uskup Agung Ende: Jangan Menjadi Generasi yang Teralienasi
  • Ketika Seks Direduksi Jadi Komoditas, OMK Diajak Mengembalikan Tubuh pada Martabatnya
  • Di Aula Ritapiret, Rm. Patris Allegro Ajak OMK Berakar dalam Iman dan Berdampak di Dunia Digital
  • Peserta NYD III Berziarah di Maumere, Uskup Ajak OMK Berjalan Bersama
  • OMK Atambua Apresiasi Umat Paroki Nita, Terima Kasih untuk Rumah dan Hati yang Terbuka
  • Parade Budaya NYD III Warnai Maumere, OMK Tampilkan Wajah Persaudaraan
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Berita Keuskupan Atambua»Dari Ritapiret, Gubernur NTT Ajak OMK Menjadi Generasi Literat, Produktif, dan Kolaboratif
Berita Keuskupan Atambua

Dari Ritapiret, Gubernur NTT Ajak OMK Menjadi Generasi Literat, Produktif, dan Kolaboratif

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJuly 5, 2026Updated:July 5, 2026No Comments16 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

MAUMERE — KeuskupanAtambua.org – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan sambutan dalam rangka Misa Penutupan Nusra Youth Day III yang berlangsung di Aula Ritapiret, Maumere, Minggu, 5 Juli 2026. Di hadapan 837 peserta dari sembilan keuskupan se-Regio Nusra-Bali, Gubernur NTT mengajak Orang Muda Katolik untuk mengambil bagian secara nyata dalam pembangunan daerah melalui literasi, ekonomi kreatif, politik yang sehat, serta penggunaan media sosial secara positif.

Perayaan Ekaristi penutupan tersebut dipimpin oleh Uskup Labuan Bajo sekaligus Ketua Komisi Kepemudaan Konferensi Waligereja Indonesia, Mgr. Maksimus Regus, bersama Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, Uskup Larantuka, Mgr. Hans Manteiro, Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden, para Ketua Komisi Kepemudaan se-Nusra-Bali, para imam, pater, suster, serta sejumlah umat. Hadir pula Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Adrianus Firminus Parera, yang juga menjadi Ketua Umum Panitia NYD III Maumere.

Dalam sambutannya, Gubernur NTT menyampaikan sukacita karena Nusra Youth Day III menjadi ruang perjumpaan bagi orang muda Katolik dari berbagai keuskupan. Menurutnya, ruang seperti ini penting karena mempertemukan iman, persaudaraan, gagasan, dan semangat orang muda untuk bergerak bersama.

Ia menegaskan bahwa partisipasi orang muda sangat dibutuhkan dalam kehidupan Gereja, masyarakat, dan pembangunan daerah. Orang muda, katanya, tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus mengambil bagian dalam berbagai bidang kehidupan secara sehat, cerdas, produktif, dan konstruktif.

Secara khusus, Gubernur menyoroti tantangan penggunaan media sosial. Ia mengingatkan bahwa masih banyak orang yang “tangannya lebih cepat dari otak”, sehingga mudah menyebarkan sesuatu tanpa berpikir matang. Karena itu, ia mengajak OMK untuk menggunakan media sosial sebagai ruang pewartaan nilai, kebaikan, persaudaraan, dan edukasi.

“Jangan takut berbuat baik melalui media sosial, apa pun risikonya,” demikian pesan yang ditekankan Gubernur kepada para peserta.

Selain media sosial, Gubernur juga mendorong orang muda Katolik untuk tidak alergi terhadap dunia politik. Menurutnya, orang muda perlu terjun dalam politik secara sehat, dengan membawa nilai iman, kejujuran, tanggung jawab, dan keberpihakan pada kebaikan bersama. Politik, dalam pandangannya, harus menjadi ruang pelayanan, bukan sekadar perebutan kepentingan.

Gubernur NTT juga memberikan perhatian serius pada persoalan literasi. Ia menyebut bahwa kondisi literasi di NTT masih memprihatinkan dan berada pada posisi kedua dari bawah. Karena itu, OMK diajak untuk menjadi bagian dari gerakan literasi, mulai dari lingkungan keluarga, komunitas, paroki, sekolah, hingga masyarakat.

Ia mendorong gerakan belajar masyarakat, termasuk belajar bersama di rumah masing-masing. Menurutnya, OMK dapat berperan sebagai penggerak, pendamping, dan sahabat belajar bagi anak-anak maupun masyarakat di sekitarnya.

“Harapannya, OMK turut berpartisipasi dalam urusan literasi,” tegasnya.

Dalam bidang ekonomi, Gubernur mengajak OMK untuk lebih berani masuk dalam ekonomi kreatif. Ia menilai NTT memiliki potensi daerah dan potensi alam yang besar, tetapi belum seluruhnya dikelola secara produktif. Karena itu, orang muda Katolik perlu mengembangkan kreativitas, membaca peluang, mengeksplorasi kekayaan lokal, dan memberdayakan potensi ekonomi umat.

Ia mengingatkan bahwa banyak uang keluar dari NTT karena masyarakat belum cukup produktif. Karena itu, NYD III diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum yang membangkitkan kesadaran baru agar OMK semakin produktif, kreatif, dan mampu membangun kerja sama lintas komunitas.

“Semoga dengan adanya NYD III ini, kita menjadi generasi yang saling mendukung dalam segala bidang,” ungkapnya.

Gubernur berharap, sepulang dari Maumere, para peserta Nusra Youth Day III membawa pulang semangat baru untuk membangun Gereja dan masyarakat. OMK diharapkan tetap produktif dan konstruktif, berani berkolaborasi, serta menjadi generasi yang tidak hanya berkumpul dalam sukacita iman, tetapi juga bergerak bersama untuk menghadirkan perubahan nyata.

Nusra Youth Day III Maumere sendiri diikuti oleh 837 peserta dari sembilan keuskupan, yakni Keuskupan Atambua, Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Weetabula, Keuskupan Labuan Bajo, Keuskupan Ruteng, Keuskupan Agung Ende, Keuskupan Maumere, Keuskupan Larantuka, dan Keuskupan Denpasar.

Perjumpaan orang muda Katolik se-Nusra-Bali ini menjadi ruang pembinaan iman, persaudaraan, literasi, kreativitas, serta komitmen bersama untuk membangun bangsa dan Gereja.

oleh Yudel Neno

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah

July 5, 2026

Ketika Seks Direduksi Jadi Komoditas, OMK Diajak Mengembalikan Tubuh pada Martabatnya

July 4, 2026

Di Aula Ritapiret, Rm. Patris Allegro Ajak OMK Berakar dalam Iman dan Berdampak di Dunia Digital

July 4, 2026

Peserta NYD III Berziarah di Maumere, Uskup Ajak OMK Berjalan Bersama

July 4, 2026

OMK Atambua Apresiasi Umat Paroki Nita, Terima Kasih untuk Rumah dan Hati yang Terbuka

July 4, 2026

Parade Budaya NYD III Warnai Maumere, OMK Tampilkan Wajah Persaudaraan

July 4, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

BERITA TERBARU

Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah

July 5, 2026

Dari Ritapiret, Gubernur NTT Ajak OMK Menjadi Generasi Literat, Produktif, dan Kolaboratif

July 5, 2026

Beri Seminar dalam Momen NYD III, Uskup Agung Ende: Jangan Menjadi Generasi yang Teralienasi

July 4, 2026

Ketika Seks Direduksi Jadi Komoditas, OMK Diajak Mengembalikan Tubuh pada Martabatnya

July 4, 2026

Di Aula Ritapiret, Rm. Patris Allegro Ajak OMK Berakar dalam Iman dan Berdampak di Dunia Digital

July 4, 2026

Peserta NYD III Berziarah di Maumere, Uskup Ajak OMK Berjalan Bersama

July 4, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?