Banner Keuskupan Atambua (1)

Uskup Atambua menegaskan bahwa ketahanan dalam menjalani panggilan imamat tidak hanya ditentukan oleh lamanya seseorang mengemban tugas pelayanan, tetapi terutama oleh kesetiaan, kerendahan hati, dan kesediaan untuk terus melayani di tengah berbagai tantangan kehidupan. Penegasan tersebut disampaikan Uskup dalam perayaan Ekaristi syukur 40 tahun imamat Romo Alo Kosat, Pr, yang berlangsung di Maubam, Senin (19/10/2026). Melalui pengantar Ekaristi dan sambutannya, Uskup mengangkat kesaksian hidup Romo Alo sebagai contoh ketekunan seorang imam yang menjalani panggilan dengan penuh kesetiaan, sekaligus mengajak para imam dan umat untuk memaknai imamat sebagai panggilan pelayanan, bukan kekuasaan.