Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal
  • Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney
  • Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok
  • Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta
  • Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa
  • Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya
  • Tutup Jumpa Orang Muda se-Nusra, Ketua Komkep KWI Ajak OMK Jangan Kehilangan Arah
  • Dari Ritapiret, Gubernur NTT Ajak OMK Menjadi Generasi Literat, Produktif, dan Kolaboratif
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Harian»Jangan Pernah Ragu
Renungan Harian

Jangan Pernah Ragu

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaNovember 23, 2024Updated:November 23, 20241 Comment128 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Ilustrasi

Dalam Lukas 20:27-40,

Hidup dalam keraguan, sering kita hadapi. Kadang harus berhadapan dengan pilihan yang berat untuk memutuskan.

Kisah bagaimana kaum Saduki yang tidak percaya pada kebangkitan orang mati mengajukan pertanyaan kepada Yesus untuk menjebaknya.

Baca juga: Mengusir Kepentingan Dunia

Mereka menggunakan contoh tentang seorang wanita yang menikahi tujuh saudara lelaki berturut-turut, bertanya siapa yang akan menjadi suaminya di kehidupan setelah kematian. Namun, Yesus menjawab dengan bijaksana, mengungkapkan bahwa kehidupan setelah kebangkitan tidak sama dengan kehidupan di dunia ini. Di sana, orang-orang tidak menikah karena mereka akan hidup seperti malaikat.

Hidup setelah mati bukanlah kelanjutan dari kehidupan duniawi yang kita kenal, melainkan suatu keadaan yang sangat berbeda dan lebih mulia.

Yesus mengajarkan bahwa di kehidupan kekal, tidak ada lagi pernikahan atau hubungan duniawi. Kita perlu merenungkan hakikat kehidupan kekal yang tidak terbatas oleh pengalaman atau pengertian manusia.

Kita diajak untuk memfokuskan pandangan kita pada tujuan abadi yang Tuhan siapkan bagi kita, yang jauh lebih baik daripada apa yang kita alami di dunia ini.

Doa adalah kunci yang membuka pintu harapan, tetapi hanya dengan keyakinan hati kita dapat merasakannya.

Saudaraku, Keraguan boleh datang, tapi jangan biarkan itu menghapuskan keyakinanmu, bahwa setiap doa yang tulus pasti didengar. (In)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Ego Sum Via Veritas Vita : Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup

May 16, 2025

Berilah Dengan Cuma-Cuma

December 7, 2024

Dalam Penderitaan, Ada Harapan Baru

November 28, 2024

Relakah Untuk Memberi?

November 25, 2024

Mengusir Kepentingan Dunia

November 22, 2024

Kasih Yang Terluka Lukas, 19: 41-44

November 21, 2024

1 Comment

  1. Pingback: Relakah Untuk Memberi? – Keuskupanatambua.org

BERITA TERBARU

Ribuan Umat Paroki Seon Sambut Kedatangan Sr. Maria Alfonsa SJMJ dalam Rangka Misa Syukur Kaul Kekal

August 8, 2026

Temu Persaudaraan se-Dekenat Malaka, Deken Malaka Ajak para Imam Teladani Hati Santo Yohanes Maria Vianney

August 5, 2026

Konkretisasi Pendidikan Plus dan Kurikulum Berbasis Cinta, SMAK Santa Filomena Mena Siapkan 76 Bedeng untuk Tanam Lombok

August 4, 2026

Pancasila sebagai Dasar Etika Cinta bagi Kurikulum Berbasis Cinta

August 1, 2026

Sosialisasi BKSN di Dekenat Mena, Peserta Diajak Mengenal Yesus sebagai Guru yang Penuh Kuasa

July 25, 2026

Iman Lahir dari Pendengaran, Tatapan Ekaristis Meneguhkannya

July 23, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?