
Kiupukan — KeuskupanAtambua.org – Penutupan Bulan Liturgi Nasional (BLN) se-Dekenat Kefamenanu berlangsung meriah dan khidmat di Gua Maria Bitauni, Sabtu, 30 Mei 2026. Kegiatan ini dihadiri umat dari 19 paroki se-Dekenat Kefamenanu.

Rangkaian kegiatan diawali dengan perarakan Patung Bunda Maria dari cabang Manufui menuju Gua Maria Bitauni. Perarakan dimulai sekitar pukul 08.00 WITA dan diikuti oleh umat dari berbagai paroki.

Setibanya di depan gerbang masuk Gua Maria Bitauni, rombongan perarakan disambut dengan tutur adat oleh Bapak Nikolas Un bersama rekan-rekan. Penyambutan adat ini menjadi salah satu bagian penting yang memberi warna khas budaya lokal dalam perayaan iman tersebut.

Puncak kegiatan ditandai dengan Perayaan Ekaristi pada pukul 10.00 WITA. Misa dipimpin langsung oleh Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr. Dalam perayaan tersebut, Uskup Dominikus didampingi oleh Romo Deken Kefamenanu, Pastor Paroki Kiupukan, serta sejumlah imam lainnya.

Antusiasme umat terlihat dari jumlah kehadiran yang diperkirakan mencapai lebih dari 3.000 orang. Panitia sebelumnya telah menyiapkan 2.500 kursi. Namun, jumlah tersebut tidak mencukupi. Teman-teman THS-THM kemudian menambahkan 500 kursi. Meski demikian, sebagian umat tetap harus mengikuti perayaan tanpa tempat duduk karena jumlah umat yang hadir melebihi perkiraan.
Dalam pesannya, Mgr. Dominikus Saku mengajak umat untuk saling menghargai satu sama lain, terutama dalam mengikuti Perayaan Ekaristi. Ia menegaskan pentingnya datang tepat waktu sebelum misa dimulai.
Menurut Uskup Dominikus, apabila imam sudah memulai perayaan dengan tanda salib dan umat belum hadir, maka umat tersebut sudah terlambat. Apalagi jika baru hadir saat misa sudah memasuki bagian homili.
Selain itu, Uskup juga mengingatkan umat agar tidak mengambil foto selama Perayaan Ekaristi berlangsung. Pesan tersebut disampaikan Mgr. Dominikus Saku dengan menggunakan bahasa Dawan yang fasih, sehingga mudah dipahami oleh umat yang hadir.
Ketua Panitia BLN, Agustinus Meol, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh umat, panitia, dan pihak-pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
Penutupan BLN ini menjadi momentum kebersamaan iman bagi umat Katolik se-Dekenat Kefamenanu, sekaligus memperkuat devosi kepada Bunda Maria di Gua Maria Bitauni.
Penulis: Sekretaris Paroki Kiupukan
Editor: Yudel Neno
