
MENA — KeuskupanAtambua.org – Bupati Timor Tengah Utara Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengajak Orang Muda Katolik atau OMK se-Dekenat Mena untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi tampil sebagai pelaku perubahan di tengah Gereja dan masyarakat.

Ajakan itu disampaikan Bupati TTU saat menghadiri kegiatan dalam rangka Hari Raya Hati Kudus Yesus, Pelindung Dekenat Mena, di Aula Dekenat Mena, Kamis, 11 Juni 2026. Sambutan tersebut disampaikannya dalam momen kunjungan Gubernur NTT di Dekenat Mena dihadiri umat, tokoh masyarakat, serta OMK dari paroki-paroki se-Dekenat Mena.

Dalam sambutannya, Deken Dekenat Mena menyampaikan terima kasih atas kehadiran Gubernur NTT dan Bupati TTU. Kehadiran dua pemimpin daerah itu dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap Gereja, umat, dan orang muda di Dekenat Mena.
Di hadapan OMK, Bupati TTU menegaskan bahwa orang muda memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan, aspirasi, dan kritik. Menurut dia, kemajuan daerah tidak mungkin terjadi apabila suara masyarakat, terutama suara orang muda, tidak didengarkan.
“Daerah maju karena pemimpinnya mendengarkan rakyat,” demikian pesan yang ditekankan Bupati.
Bupati juga mengajak OMK untuk menjadi agen perubahan. Ia meminta orang muda tidak takut bermimpi besar, sebab setiap kemajuan bangsa selalu dimulai dari keberanian untuk bermimpi, berpikir, dan mengambil langkah nyata.
Menurut Bupati, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Pembangunan membutuhkan kerja sama antara pemerintah, Gereja, tokoh masyarakat, orang muda, dan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Gereja, para pastor, tokoh masyarakat, panitia, dan seluruh umat yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan perayaan Hari Raya Hati Kudus Yesus di Dekenat Mena.
Bupati juga mengingatkan OMK agar tidak membangun masa depan di atas kebiasaan mengeluh. Ia mendorong orang muda untuk keluar dari sikap pasif dan mulai mengambil bagian dalam karya nyata bagi Gereja, masyarakat, dan daerah.
“Masa depan tidak dibangun atas kebiasaan mengeluh,” tegasnya.
Setelah menyampaikan sambutan, Bupati TTU membuka pertandingan voli di lapangan bola voli Paroki Mena. Pertandingan itu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HKY Dekenat Mena yang mempertemukan OMK dan umat dari paroki-paroki se-Dekenat Mena.
Melalui kegiatan iman, olahraga, dan kebersamaan ini, OMK diharapkan semakin menyadari perannya sebagai generasi muda Gereja yang berani berbicara, berani bermimpi, dan berani terlibat dalam perubahan.
oleh Yudel Neno
