Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Profil 15 Frater Keuskupan Atambua yang akan Ditahbiskan Menjadi Diakon
  • SMA Swasta Seminari Lalian Gandeng BNNK Belu Sosialisasikan Bahaya Narkoba bagi Remaja
  • SMA Swasta Seminari Lalian Juara I Debat Bahasa Indonesia FLS3N Kabupaten Belu
  • Umat Paroki St. Fransiskus Xaverius Wini Rayakan Pentakosta dengan Ritus “Tatama Mau Neu Uis Neno”
  • Umat Lingkungan St. Yosep Pekerja Manufonu Gelar Misa Patroli Rosario Mei
  • Paroki Manufui Gelar Animasi Tupoksi Pastoral bagi Pengurus Lingkungan dan KUB
  • Agen Pastoral Paroki Weoe Dalami Migrasi Prosedural untuk Lindungi Umat
  • Umat Paroki Manamas Terima Arca Hati Kudus Yesus dari Paroki Wini
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Aneka Puisi»Puisi-Puisi Fr. Johni Lae
Aneka Puisi

Puisi-Puisi Fr. Johni Lae

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaSeptember 20, 2021No Comments39 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Puisi-Puisi
Karya: Fr. Johni Lae



Panas dan Usaha Membakar Ingatan

september sudah membagi diri
jadi kenangan dan bayangan
panas jadi petikan paling laris
orang-orang pesisir berteduh di bawah pondok
lalu menuang laru sedikit demi sedikit

sembari meneguk laru
mata mereka tak pernah lepaskan hamparan biru
apalagi jejak serupa sial yang terus diulang

ketika mata mulai lari-lari
di pesisir orang-orang berteriak
jerat sudah menangkap
sebentar lagi ingatan akan dibakar
jadi pujian paling sakral kepada Dia

Oebubun, 19 September 2021

Sampan

Adalah kayu yang dibentuk jadi buku,
dilengkapi dengan pendayung sebagai pena lalu jaring serupa doa yang panjang.
Setiap kali lonceng berbunyi,
buku selalu dimasukan ke dalam lalu pena menari dan disimpulkan dengan doa yang panjang.

Begitulah sekolahnya orang-orang pesisir

Oebubun, 19 September 2021

Doa Orang-Orang Pesisir

satu sore ketika matahari pelan-pelan pamit,
aku melihat seorang kakek membungkuk tepat di tepi pantai.
Surut memaksanya bertolak agak ke dalam.
Setelah kuselidiki dari kejauhan,
kulihat dia sedang berdoa.
Aku mendekatkan diri dan aku mendengar doanya demikian: Tuhan sekiranya Tuhan mau, percukupkanlah tangkapan kami malam ini.

Oebubun, 19 September 2021

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Cakap-Cakap Penghujung Senja

January 12, 2024

MARIA BUNDAKU

September 8, 2021

REGINA ITU BERNAMA MARIA

September 8, 2021

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Profil 15 Frater Keuskupan Atambua yang akan Ditahbiskan Menjadi Diakon

May 26, 2026

SMA Swasta Seminari Lalian Gandeng BNNK Belu Sosialisasikan Bahaya Narkoba bagi Remaja

May 26, 2026

SMA Swasta Seminari Lalian Juara I Debat Bahasa Indonesia FLS3N Kabupaten Belu

May 26, 2026

Umat Paroki St. Fransiskus Xaverius Wini Rayakan Pentakosta dengan Ritus “Tatama Mau Neu Uis Neno”

May 26, 2026

Umat Lingkungan St. Yosep Pekerja Manufonu Gelar Misa Patroli Rosario Mei

May 26, 2026

Paroki Manufui Gelar Animasi Tupoksi Pastoral bagi Pengurus Lingkungan dan KUB

May 18, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?