Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • SURAT GEMBALA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Program MBG: Berkat Sosial atau Katastrofi Kebijakan?
  • Metanoia dan Revolusi Batin: Kritik Yesus terhadap Enam Pola Pikir yang Bertentangan dengan Kehendak Allah
  • Pastor Paroki Mena Kukuhkan Anak-Anak Menjadi Misdinar
  • Paroki Mena Gelar Kegiatan Fokus Pembekalan dan Pelatihan Misdinar
  • Wujudkan Kasih Nyata, PSMTI Berbagi Kasih untuk Umat Paroki Mena
  • Latihan Musik di Seminari Lalian: Gitar dan Biola Asah Bakat serta Disiplin Siswa
  • SMA Swasta Seminari Lalian Ikut Lomba Bahasa Indonesia dan Raih Medali Emas
  • Praeses Cup 2026 Resmi Dibuka, Romo Praeses Tegaskan Sportivitas dan Persaudaraan
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • SURAT GEMBALA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Aneka Puisi»Puisi-Puisi Fr. Johni Lae
Aneka Puisi

Puisi-Puisi Fr. Johni Lae

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaSeptember 20, 2021No Comments29 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Puisi-Puisi
Karya: Fr. Johni Lae



Panas dan Usaha Membakar Ingatan

september sudah membagi diri
jadi kenangan dan bayangan
panas jadi petikan paling laris
orang-orang pesisir berteduh di bawah pondok
lalu menuang laru sedikit demi sedikit

sembari meneguk laru
mata mereka tak pernah lepaskan hamparan biru
apalagi jejak serupa sial yang terus diulang

ketika mata mulai lari-lari
di pesisir orang-orang berteriak
jerat sudah menangkap
sebentar lagi ingatan akan dibakar
jadi pujian paling sakral kepada Dia

Oebubun, 19 September 2021

Sampan

Adalah kayu yang dibentuk jadi buku,
dilengkapi dengan pendayung sebagai pena lalu jaring serupa doa yang panjang.
Setiap kali lonceng berbunyi,
buku selalu dimasukan ke dalam lalu pena menari dan disimpulkan dengan doa yang panjang.

Begitulah sekolahnya orang-orang pesisir

Oebubun, 19 September 2021

Doa Orang-Orang Pesisir

satu sore ketika matahari pelan-pelan pamit,
aku melihat seorang kakek membungkuk tepat di tepi pantai.
Surut memaksanya bertolak agak ke dalam.
Setelah kuselidiki dari kejauhan,
kulihat dia sedang berdoa.
Aku mendekatkan diri dan aku mendengar doanya demikian: Tuhan sekiranya Tuhan mau, percukupkanlah tangkapan kami malam ini.

Oebubun, 19 September 2021

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Cakap-Cakap Penghujung Senja

January 12, 2024

MARIA BUNDAKU

September 8, 2021

REGINA ITU BERNAMA MARIA

September 8, 2021

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Program MBG: Berkat Sosial atau Katastrofi Kebijakan?

March 7, 2026

Metanoia dan Revolusi Batin: Kritik Yesus terhadap Enam Pola Pikir yang Bertentangan dengan Kehendak Allah

March 2, 2026

Pastor Paroki Mena Kukuhkan Anak-Anak Menjadi Misdinar

March 1, 2026

Paroki Mena Gelar Kegiatan Fokus Pembekalan dan Pelatihan Misdinar

February 28, 2026

Wujudkan Kasih Nyata, PSMTI Berbagi Kasih untuk Umat Paroki Mena

February 26, 2026

Latihan Musik di Seminari Lalian: Gitar dan Biola Asah Bakat serta Disiplin Siswa

February 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?