Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Jangan Takut; Karena Kita Berharga di Mata Tuhan
  • Rayakan HUT ke-20 di Seminari Lalian, Legio Maria Komisium Virgo Virginum Ajak Anggota Teladani Bunda Maria
  • SMPK Sta. Angela Atambua Antar Mading Kerja Sama ke SMAS Seminari Lalian, Dorong Minat Literasi dan Bahasa Inggris Siswa
  • SMAS Seminari Lalian Bergandengan Tangan dengan BNN Belu Deklarasikan “Sekolah Bersinar”
  • Tidak Bermuka Dua
  • Menjadi Imam dengan Paradigma Kosmopolitan dan Daya Dobrak Melampaui Sekat
  • Ketika Teologi tentang Salib Berpuncak secara Misioner pada Kesetiaan di Bawah Kaki Salib
  • Iman yang Berbuah Kasih
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Aneka Puisi»Puisi-Puisi Fr. Johni Lae
Aneka Puisi

Puisi-Puisi Fr. Johni Lae

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaSeptember 20, 2021No Comments54 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Puisi-Puisi
Karya: Fr. Johni Lae



Panas dan Usaha Membakar Ingatan

september sudah membagi diri
jadi kenangan dan bayangan
panas jadi petikan paling laris
orang-orang pesisir berteduh di bawah pondok
lalu menuang laru sedikit demi sedikit

sembari meneguk laru
mata mereka tak pernah lepaskan hamparan biru
apalagi jejak serupa sial yang terus diulang

ketika mata mulai lari-lari
di pesisir orang-orang berteriak
jerat sudah menangkap
sebentar lagi ingatan akan dibakar
jadi pujian paling sakral kepada Dia

Oebubun, 19 September 2021

Sampan

Adalah kayu yang dibentuk jadi buku,
dilengkapi dengan pendayung sebagai pena lalu jaring serupa doa yang panjang.
Setiap kali lonceng berbunyi,
buku selalu dimasukan ke dalam lalu pena menari dan disimpulkan dengan doa yang panjang.

Begitulah sekolahnya orang-orang pesisir

Oebubun, 19 September 2021

Doa Orang-Orang Pesisir

satu sore ketika matahari pelan-pelan pamit,
aku melihat seorang kakek membungkuk tepat di tepi pantai.
Surut memaksanya bertolak agak ke dalam.
Setelah kuselidiki dari kejauhan,
kulihat dia sedang berdoa.
Aku mendekatkan diri dan aku mendengar doanya demikian: Tuhan sekiranya Tuhan mau, percukupkanlah tangkapan kami malam ini.

Oebubun, 19 September 2021

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Cakap-Cakap Penghujung Senja

January 12, 2024

MARIA BUNDAKU

September 8, 2021

REGINA ITU BERNAMA MARIA

September 8, 2021

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Jangan Takut; Karena Kita Berharga di Mata Tuhan

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 16, 2026

Rayakan HUT ke-20 di Seminari Lalian, Legio Maria Komisium Virgo Virginum Ajak Anggota Teladani Bunda Maria

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 15, 2026

SMPK Sta. Angela Atambua Antar Mading Kerja Sama ke SMAS Seminari Lalian, Dorong Minat Literasi dan Bahasa Inggris Siswa

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 15, 2026

SMAS Seminari Lalian Bergandengan Tangan dengan BNN Belu Deklarasikan “Sekolah Bersinar”

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 15, 2026

Tidak Bermuka Dua

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 15, 2026

Menjadi Imam dengan Paradigma Kosmopolitan dan Daya Dobrak Melampaui Sekat

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 14, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?