Dalam kata pengantarnya, Uskup mengajak seluruh imam dan umat untuk senantiasa mensyukuri rahmat Tuhan. Ia juga menegaskan pentingnya doa sebagai jalan kekuatan agar hidup dan pelayanan tetap selaras dengan kehendak Allah.
Browsing: Berita Keuskupan Atambua
Dengan capaian ini, SMA Swasta Seminari Lalian kembali menegaskan komitmennya dalam membina pertumbuhan akademik peserta didik. Prestasi para siswa tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus bertumbuh, belajar, dan berani menantang diri dalam berbagai ruang kompetisi di masa mendatang.
Pertemuan evaluasi ini berlangsung dalam suasana dialog yang hangat dan penuh semangat kebersamaan. Melalui refleksi bersama ini, para frater diharapkan semakin bertumbuh secara integral, baik dalam kehidupan rohani, intelektual, pastoral, maupun dalam membangun relasi yang sehat di tengah komunitas Gereja.
Rangkaian pembekalan dan pelatihan ini akan ditutup dengan pengukuhan para misdinar dalam perayaan Ekaristi pada Minggu (1/3/2026) yang akan dipimpin oleh Pastor Paroki, Rm. Yohanes Seran Nahak, Pr.
Antusiasme peserta tampak jelas sepanjang kegiatan, menandakan semangat generasi muda Paroki Mena untuk bertumbuh dalam pelayanan liturgi yang lebih tertib, seragam, dan bermakna.
Setiap tingkat memiliki tahapan pembelajaran yang berbeda, disesuaikan dengan kemampuan dan perkembangan siswa. Proses bertahap ini dinilai penting untuk membangun dasar teknik yang kuat.
Kegiatan ekstrakurikuler seni musik ini tidak sekadar mengasah bakat dan minat siswa. Latihan rutin juga diproyeksikan sebagai persiapan menuju pentas kreasi maupun perlombaan seni musik di masa mendatang.
Di tengah arus digital dan tantangan migrasi tenaga kerja, pesan Uskup sederhana namun tegas: menjadi hamba bukanlah kehinaan, melainkan jalan kemuliaan. Pendidikan yang berakar pada pengorbanan dan karakter adalah cahaya harapan bagi bangsa.
Mena, KeuskupanAtambua.org – Uskup Atambua ; Mgr. Dominikus Saku, Pr memimpin Perayaan Ekaristi pagi sekaligus memberkati Patung Santo Fransiskus Asisi…
Kunjungan pastoral ini menegaskan arah pendidikan Katolik yang integral: berpikir kritis, berkarakter disiplin, kreatif dalam kerja, serta realistis dalam kontribusi sosial. Pendidikan bukan sekadar prestasi, melainkan transformasi manusia yang utuh dan berdampak nyata bagi Gereja dan masyarakat.
Dialog hari itu bukan sekadar wacana, melainkan seruan profetik agar umat Dekenat Mena berani menata ekonomi secara produktif, membangun pendidikan yang bermartabat, serta membangun peradaban kolaboratif yang membebaskan.
Rekoleksi kategorial ini menjadi momentum pembaruan spiritual di Dekenat Mena, sekaligus peneguhan bahwa di tengah tantangan zaman, harapan dalam Kristus tetap menjadi cahaya bagi bangsa-bangsa.
