Setiap tingkat memiliki tahapan pembelajaran yang berbeda, disesuaikan dengan kemampuan dan perkembangan siswa. Proses bertahap ini dinilai penting untuk membangun dasar teknik yang kuat.
Kegiatan ekstrakurikuler seni musik ini tidak sekadar mengasah bakat dan minat siswa. Latihan rutin juga diproyeksikan sebagai persiapan menuju pentas kreasi maupun perlombaan seni musik di masa mendatang.
Browsing: Berita Keuskupan Atambua
Di tengah arus digital dan tantangan migrasi tenaga kerja, pesan Uskup sederhana namun tegas: menjadi hamba bukanlah kehinaan, melainkan jalan kemuliaan. Pendidikan yang berakar pada pengorbanan dan karakter adalah cahaya harapan bagi bangsa.
Mena, KeuskupanAtambua.org – Uskup Atambua ; Mgr. Dominikus Saku, Pr memimpin Perayaan Ekaristi pagi sekaligus memberkati Patung Santo Fransiskus Asisi…
Kunjungan pastoral ini menegaskan arah pendidikan Katolik yang integral: berpikir kritis, berkarakter disiplin, kreatif dalam kerja, serta realistis dalam kontribusi sosial. Pendidikan bukan sekadar prestasi, melainkan transformasi manusia yang utuh dan berdampak nyata bagi Gereja dan masyarakat.
Dialog hari itu bukan sekadar wacana, melainkan seruan profetik agar umat Dekenat Mena berani menata ekonomi secara produktif, membangun pendidikan yang bermartabat, serta membangun peradaban kolaboratif yang membebaskan.
Rekoleksi kategorial ini menjadi momentum pembaruan spiritual di Dekenat Mena, sekaligus peneguhan bahwa di tengah tantangan zaman, harapan dalam Kristus tetap menjadi cahaya bagi bangsa-bangsa.
Atambua, Sabtu, 21 Februari 2026 — KeuskupanAtambua.org – Vincenzo Singers menggelar Private Concert di Aula Antonius Emaus Pastoral Center sebagai…
Kegiatan ditutup dengan sesi sharing yang berlangsung hangat dan penuh makna. Dalam suasana persaudaraan, para peserta saling menguatkan dan meneguhkan komitmen untuk terus bertumbuh dalam kekudusan hidup berkeluarga.
“Kalau mau meminjam, perhatikan kekuatan aset yang dimiliki dan kemampuan untuk membayar, supaya tidak terjebak dalam perhitungan yang salah yang mendatangkan beban bagi diri sendiri. Kalau mau meminjam, supaya untuk tujuan produktif”, tuturnya. Pada kesempatan ini, ia pun mengingatkan para peserta untuk tidak tergoda dengan tawaran-tawaran dari orang atau lembaga yang kelihatan memberi kemudahan tetapi justru akhirnya mendatangkan beban bagi diri dan terutama masalah di dalam rumah tangga.
Melalui Rakor ini, Komisi-Komisi Keuskupan Atambua diteguhkan untuk melangkah bersama dalam semangat perutusan yang sama, dengan komitmen memperkuat kualitas pelayanan pastoral yang berakar pada refleksi kritis, keterbukaan dialog, dan kesetiaan pada arah gembala keuskupan.
