
Renungan Serial – KeuskupanAtambua.org – Jadilah yang Besar di Mata Tuhan- oleh – Pater Vincent Wun, SVD – Vikjen Keuskupan Atambua
| Bacaan Suci | 1 Kor 12: 31-13:13
Mzm 131:1.2.3 Mat 18:1-5 |
| Ayat Kunci
Mat 18: 4-5 |
Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. |
Renungan
Santa Theresia sejak usia 12 tahun sudah terlibat dalam kerasulan doa dan pada usia 15 tahun masuk biara Carmelite. Dalam riwayat hidupnya ia berjanji akan melakukan segala yang baik selama hidupnya untuk mengejar surga. Ia menyatakan juga bahwa menjadi orang kudus yang hebat tidak dengan melakukan hal besar tetapi lewat apa saja yang kita lakukan termasuk hal kecil dan tersembunyi tapi dengan cinta yang besar kepada Allah.
Di sinilah terwujud apa yang dinasihatkan Tuhan Yesus dalam bacaan hari ini jadilah orang besar di hadapan Allah dengan melakukan hal yang sederhana di mata Tuhan sebagai seorang anak kecil. Seorang anak kecil tidak ada perhitungan apapun yang ia lakukan, spontan dan tulus, jujur, serta rendah hati dalam arti segalanya dipasrahkan kepada orang tuanya. Sifat inilah yang diajarkan Tuhan Yesus kepada kita untuk belajar menjadi besar di mata Tuhan dalam karya pelayanan kita tapi dalam semangat seorang anak kecil.
Seperti Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus melakukan hal besar dalam kesendirian dan membawa seluruh dunia dalam doanya untuk misi gereja. Segalanya dilakukan penuh cinta kepada Allah tanpa ada satu perhitungan manusiawi lainnya.
Niat
Hari ini Saya mau bertobat dan tidak melakukan sesuatu hanya supaya viral di media sosial!
Doa
Allah yang maha kuasa dan kekal, Engkau memberikan bakat dan kemampuan kepada kami untuk boleh memberi diri kami demi pelayanan kepada sesama sebagaimana amanat Yesus Putera-Mu. Semoga kami senantiasa relakan waktu kami untuk menjadi pelayan-Mu di mana saja kami dibutuhkan demi cinta kami kepada-Mu. Amin (PVW)
Editor – Yosef Hello. Published by Yudel Neno

