
Renungan Serial – KeuskupanAtambua.org – Malaikat-Ku akan Berjalan di Depanmu – oleh Mgr. Dominikus Saku, Pr – Uskup Atambua

Renungan
Hidup kita ibarat sebuah perjalanan. Dari titik awal menuju titik akhir. Di dunia fana, tempat kita berkecimpung, terdapat begitu banyak perjalanan dengan destinasi yang belum atau tidak kita ketahui. Kita mutlak membutuhkan Kompas, petunjuk arah, guide, Roadmap, Googlemap. Bayangkan. Sebagai orang beriman, kita sedang di jalan ke Surga. Siapa gerangan yang tahu jalan ke sana? Siapa yang menjaminkan pencapaiannya? Inilah jalan iman yang sulit, jauh, penuh resiko kesesatan, jalan paling misterius. Di jalan sulit yang penuh resiko ini, banyak orang hanya bisa berkata penuh protes seperti yang pernah diungkapkan Rasul Thomas: ”Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi, jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?” (Yoh 14: 5). Dan Yesus menjawab tegas: ”Akulah jalan, kebenaran dan hidup” (Yoh 14: 6).
Kita masih hidup di dunia, terikat pada hal-hal fana. Yesus dengan tegas mengungkapkan keterpisahan dunia fana dan surga yang baka: ”Jangan engkau menyentuh Aku…” (Yoh 20:17). Jalan iman di bumi ini lebih merupakan undangan untuk makin kuat beriman, berharap dan mengasihi, dengan cara lebih berani mempercayakan dan menyerahkan diri kepada-Nya untuk dituntun dan diarahkan-Nya menuju ke surga.
Jalan iman menuju surga sesungguhnya sulit, penuh tantangan dan resiko. Kita gampang tersesat, tidak sampai pada tujuan, binasa. ”Malaikat-Ku akan berjalan di depanmu…” (Kel 23: 23a). Tuhan tidak pernah menjanjikan jalan gampang penuh cahaya gemerlap. Jalan menuju surga merupakan jalan sunyi yang sulit, penuh tikungan terjal dan berbahaya, dengan resiko tersesat. Karena perjalanan yang sulit inilah Tuhan telah menugaskan Malaikat-Nya untuk berada di depan kita, menanti di setiap tikungan sulit dan berbahaya. Di mana kita riskan tersesat dan melenceng dari tujuan, Malaikat Pelindung hadir untuk membantu kita. Tugas mereka adalah mendampingi kita selamat sentosa tiba di surga.
Niat
Hari ini Saya mau mengikuti petunjuk Tuhan dan berdoa memohon perlindungan Malaikat pelindungku!
Doa
Tuhan terimakasih atas Malaikat Pelindungku yang selalu berjalan di depanku. Bantulah aku setia mengikuti petunjuknya agar aku tidak tersesat di jalan kebinasaan. Semoga Malaikat Pelindungku menghantarku selamat sentosa tiba di rumah-Mu yang abadi di surga. Amin

