Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026
  • Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
  • Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
  • OMK se-Dekenat Mena Gelar Pameran Ekonomi Kreatif, Romo Marten dan Romo Vence Siap Sukseskan
  • Gubernur NTT Mendukung Perayaan HKY Dekenat Mena dan Mendorong Orang Muda Berpartisipasi Aktif
  • Perluas Wawasan: Panitia HKY 2026 Bakal Hadirkan Empat Narasumber dalam Seminar Hati Kudus Yesus
  • Vinsenzo Singer’s Bakal Tampil di Malam Persaudaraan HKY 2026 untuk Motivasi OMK
  • OMK Se-Dekenat Mena Bakal Gelar Pameran Ekonomi Kreatif dalam Rangkaian HKY 2026
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Berita Keuskupan Atambua»Paroki Fafinesu Gelar Dialog Gereja Berdikari
Berita Keuskupan Atambua

Paroki Fafinesu Gelar Dialog Gereja Berdikari

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaApril 16, 2026No Comments403 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Ket. Gambar -(mulai kedua dari kiri) – Rm. Beatus Salu (Pastor Paroki), Bapak Yosef Hello, Pater Vikjen dan Rm. Gusty Nesi

Fafinesu — KeuskupaAtambua.org – Paroki St. Antonius Padua Fafinesu menggelar Dialog Gereja Berdikari sebagai salah satu kegiatan fokus tahunan, Kamis, 16 April 2026. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 15.00 WITA ini menjadi ruang bersama untuk meneguhkan komitmen baru umat dalam membangun paroki yang mandiri, baik dalam iman, tenaga, maupun finansial.

Viken Keuskupan Atambua – Pater Vincent Wun, SVD sedang menyampaikan materi

Dialog tersebut didampingi oleh Pater Vikjen Keuskupan Atambua, Pater Vincent Wun, SVD, dan Sekretaris Umum Pusat Pastoral, Bapak Yosef Helo. Hadir dalam kegiatan ini Pastor Paroki Fafinesu Rm. Beatus Salu, Pr., Pastor Rekan Rm. Gusty Nesi, Ketua DPP, DKP, perwakilan Camat Insana Fafinesu, Kepala Puskesmas Tamis beserta staf, para kepala sekolah SD, SMP, dan SMA, para kepala desa, BPD, para katekis, TPL, TPK, OMK, THS-THM, serta Forum Pemuda Peduli Pembangunan Gereja. Jumlah peserta yang hadir tercatat sebanyak 60 orang.

Sejak awal, dialog ini diarahkan bukan sekadar sebagai forum berbicara, tetapi sebagai ruang pemurnian gagasan dan penyatuan langkah. Dalam sapaan pembuka, Pastor Paroki Rm. Beatus Salu, Pr. menegaskan bahwa dialog tersebut penting untuk memurnikan ide demi kemajuan bersama, pertumbuhan iman umat, penguatan ekonomi umat, dan perencanaan pembangunan gedung gereja yang baru.

Vikjen Keuskupan Atambua – Pater Vincent Wun, SVD sedang menyampaikan materinya

Pater Vincent Wun, SVD dalam materinya menekankan bahwa sebuah paroki dapat disebut berdikari apabila bertumpu pada tiga kriteria utama, yaitu iman, tenaga, dan finansial. Menurut dia, kemandirian paroki tidak lahir dari harapan yang pasif, tetapi dari kesediaan umat untuk terlibat nyata, termasuk dalam semangat berderma demi keberlangsungan hidup paroki.

Penekanan itu memberi arah yang jelas bahwa Gereja yang hidup bukan hanya Gereja yang ramai dalam perayaan, melainkan juga Gereja yang sanggup menopang dirinya sendiri. Kemandirian, dalam arti itu, bukan pertama-tama soal bangunan fisik, tetapi soal mentalitas umat yang mau bergerak, memberi diri, dan mengambil bagian dalam karya bersama.

Sementara itu, Bapak Yosef Helo menggarisbawahi pentingnya fondasi yang kokoh dalam membangun paroki yang berdikari. Ia menempatkan kemandirian bukan sebagai slogan sesaat, melainkan sebagai proses yang harus ditopang oleh perencanaan, kebersamaan, dan komitmen yang terus dijaga dari waktu ke waktu.

Dalam sesi diskusi yang dibuka dalam tiga termin, perhatian peserta banyak tertuju pada rencana pembangunan gedung Gereja Paroki yang baru. Aspirasi ini muncul kuat dari berbagai unsur peserta, menandakan bahwa kebutuhan akan rumah ibadah yang representatif telah menjadi kesadaran bersama.

Menanggapi hal itu, Pater Vikjen menyampaikan dorongan yang langsung dan menggugah, “Mulai sudah, mau tunggu kapan?” Seruan itu bukan hanya jawaban atas pertanyaan teknis pembangunan, tetapi juga menjadi semacam panggilan moral agar umat tidak terus menunda langkah yang sesungguhnya sudah mendesak untuk dimulai.

Untuk menguatkan semangat itu, Pater Vincent juga membagikan pengalamannya ketika menjabat sebagai Pastor Paroki Naesleu, termasuk proses membangun Gereja Paroki Naesleu. Pengalaman tersebut menjadi contoh konkret bahwa pembangunan gereja dapat berjalan apabila ada keberanian memulai, kesediaan berkorban, dan ketekunan menjaga semangat bersama. Hal senada juga dibagikan Bapak Yosef Helo melalui kisah pembangunan Gereja Paroki Nela yang hingga kini masih terus berlangsung.

Dari dialog itu, lahirlah beberapa rekomendasi dan tekad bersama. Pertama, pada Minggu, 19 April 2026, umat sudah harus membentuk panitia pembangunan. Kedua, pada Minggu, 26 April 2026, panitia yang telah terbentuk akan mengadakan pertemuan perdana dengan agenda menyiapkan gambar atau desain gedung gereja, menghitung besaran dana yang dibutuhkan, serta menetapkan bentuk partisipasi umat.

Rekomendasi tersebut menunjukkan bahwa dialog tidak berhenti pada tingkat wacana. Forum ini justru diarahkan untuk menghasilkan langkah konkret, terukur, dan segera dilaksanakan. Di titik ini, Dialog Gereja Berdikari menemukan maknanya yang paling nyata: menjadi jembatan antara percakapan dan tindakan.

Dalam penutupan kegiatan, moderator Rm. Gusty Nesi mengingatkan bahwa maju atau mundurnya Gereja sesungguhnya bergantung pada seluruh umat Allah. Menurut dia, masa depan Gereja tidak dapat diserahkan hanya kepada pastor atau pengurus DPP, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh umat sebagai batu-batu hidup Gereja.

“Kalau bukan sekarang, mau kapan lagi. Kalau bukan kita, mau siapa lagi,” demikian penegasan yang disampaikannya di hadapan peserta. Ia kemudian menutup kegiatan itu dengan mengutip Injil Matius 5:12, “Bergembiralah dan bersukacitalah sebab upahmu besar di surga.”

Di Paroki Fafinesu, dialog itu akhirnya bukan sekadar pertemuan tahunan. Ia telah berubah menjadi peneguhan kehendak bersama: bahwa Gereja yang berdikari hanya mungkin lahir dari umat yang mau percaya, mau bekerja, dan mau memulai.

Penulis: Rm. Gusty Nesi
Editor: Yudel Neno

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

Perluas Wawasan: Panitia HKY 2026 Bakal Hadirkan Empat Narasumber dalam Seminar Hati Kudus Yesus

June 5, 2026

Vinsenzo Singer’s Bakal Tampil di Malam Persaudaraan HKY 2026 untuk Motivasi OMK

June 5, 2026

OMK Se-Dekenat Mena Bakal Gelar Pameran Ekonomi Kreatif dalam Rangkaian HKY 2026

June 5, 2026

Panitia HKY 2026 Bakal Gelar Berbagai Lomba untuk Meriahkan Hari Raya Hati Kudus Yesus

June 5, 2026

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026

June 12, 2026

Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

OMK se-Dekenat Mena Gelar Pameran Ekonomi Kreatif, Romo Marten dan Romo Vence Siap Sukseskan

June 7, 2026

Gubernur NTT Mendukung Perayaan HKY Dekenat Mena dan Mendorong Orang Muda Berpartisipasi Aktif

June 6, 2026

Perluas Wawasan: Panitia HKY 2026 Bakal Hadirkan Empat Narasumber dalam Seminar Hati Kudus Yesus

June 5, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?