Alas, KeuskupanAtambua.org – Paroki Salib Suci Alas gelar animasi Orang Muda Katolik sehari sebelum pelantikan. Pelantikan akan digelar dalam Misa…
Browsing: Berita Paroki
keuskupanatambua.org, EPC, Pada hari Rabu sore para Sekeretaris Paroki mulai bergerak dari rumah mereka masing-masing menuju Emaus. Lalu dilanjutkan dengan…
Kegiatan ini berlangsung di Paroki Bunda Allah Ponu, sejak Selasa, 26 Maret dan akan berlangsung hingga Selasa, 2 April 2024. Ada empat Dosen Pendamping, yakni Sebastianus Kurniadi Tahu, S.Kep,Ns.,M.Kep., Yohanes Dion, S.Kep,Ns.,M.Kes., Petrus Kanisius Siga Tage,S.Kep,Ns.,M.Kep., dan Agnes M. Tay, S.Kep,Ns.
keuskupanatambua.org -, Kabar buruk semakin menyelimuti dunia tempat kita hidup saat ini. Konon kondisi bumi kita semakin hari semakin mengkhawatirkan.…
Manamas, KeuskupanAtambua.org – Deken Dekenat Mena, Rm. John Seran Nahak, Pr resmi melantik Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan Dewan Keuangan…
Manamas, KeuskupanAtambua.org – Dalam rangka meningkatkan mutu karya pelayanan pastoral, 53 Anggota Dewan Pastoral Paroki (DPP) dan Dewan Keuangan Paroki…
Sementara itu, Rm. Yudel Neno, Pr, Sekretaris Komisi Kepemudaan Keuskupan Atambua, dengan senang hati mengapresiasi Rekan-Rekan OMK Paroki Laktutus atas kunjungan bersahabat yang telah dilakukan. Harapnya, mudah-mudahan apa yang telah terjadi ini merupakan komitmen awal untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya.
Pada akhir kegiatan, Pater Vikjen mengakhiri dengan kembali mengulang kata “memberi daripada lebih banyak menerima”.
Bapak Uskup memberikan catatan kritis bagi pola kehidupan ekonomi umat. Menurut Bapak Uskup, pola hidup umat seringkali bersifat STEL (Selera Tinggi Ekonomi Lemah). Kelemahan yang merasuki kehidupan umat menurut Bapak Uskup, akarnya ialah Kekuatan Salib dan Daya Penebusan Kristus belum menjadi inspirasi untuk kehidupan ekologis. Tambahan catatan penting lainnya ialah adanya fakta lemah kemauan, lemah pengetahuan, dampaknya pula pada lemahnya ekonomi.
Bapak Uskup mengharapkan agar pemilu semakin berkualitas untuk menjaminkan proses demokrasi yang jujur, adil, langsung, bebas dan rahasia. Uskup juga berharap agar melalui pemilu ini akan membawa Bangsa Indonesia semakin bermartabat dalam melaksanakan demokrasi
