
Mena, KeuskupanAtambua.org – Uskup Atambua ; Mgr. Dominikus Saku, Pr memimpin Perayaan Ekaristi pagi sekaligus memberkati Patung Santo Fransiskus Asisi dan Taman Doa di Biara OSF Santo Antonius Padua, Selasa, 24 Februari 2026. Perayaan yang berlangsung di Kapel Biara OSF Mena ini menjadi bagian dari pembukaan Tahun Yubileum Khusus Fransiskan 2026 di tingkat komunitas religius setempat.

Misa kudus tersebut dihadiri para suster OSF, sejumlah umat, Orang Muda Katolik (OMK) yang tergabung dalam Filomena Choir (FC) serta anak-anak asrama. Uskup Atambua didampingi oleh Rm. Yudel Neno, Pr., bersama Romo Yohanes Seran Nahak, Pr. (Deken Mena) dan Rm. Gaudens Nabu, Pr. Kemeriahan perayaan berlangsung dalam lantunan lagu dari Filomena Choir

Dalam homilinya, Uskup mengajak seluruh umat untuk membatinkan semangat doa yang otentik sebagaimana diajarkan oleh Tuhan Yesus. Ia menegaskan bahwa doa bukan sekadar rutinitas lahiriah, melainkan jalan pembentukan batin yang melahirkan kerendahan hati, semangat pertobatan, dan komitmen membangun perdamaian—nilai-nilai yang menjadi ciri khas spiritualitas Fransiskan.

Pemberkatan patung dan taman doa dilaksanakan sesudah homili sebagai simbol pembaruan spiritualitas dalam semangat Santo Fransiskus dari Assisi.

Suster Pasifica, OSF, selaku Pimpinan Rumah Biara OSF Mena, menjelaskan bahwa perayaan ini menandai pembukaan Tahun Yubileum Fransiskus di komunitas mereka. Tahun Yubileum Khusus Fransiskan 2026 dibuka oleh Paus Leo XIV pada 10 Januari 2026 hingga 10 Januari 2027 untuk memperingati 800 tahun wafatnya Fransiskus dari Assisi. Momentum ini dirayakan oleh komunitas-komunitas Fransiskan di seluruh dunia melalui misa khusus, ziarah, serta pembaruan komitmen hidup dalam kemiskinan, kerendahan hati, dan persaudaraan universal.

Saat ini, komunitas OSF Mena dihuni oleh tiga suster, yakni Sr. Pasifica, OSF, Sr. Benedict, OSF, dan Sr. Piedro, OSF. Mereka melayani umat melalui karya kesehatan di Klinik Santa Elisabeth Mena serta pelayanan sosial melalui Panti Khatarina Mena. Hingga kini, terdapat 18 anak yang tinggal dan dibina dalam asrama biara sebagai wujud nyata pelayanan berbasis kasih dan solidaritas.
Selain pelayanan kesehatan dan sosial, para suster OSF juga aktif mendukung kehidupan dan karya pastoral Paroki Santa Filomena Mena, terutama dalam bidang liturgi, musik gerejawi, dan seni dekorasi.
Atas dedikasi tersebut, Pastor Paroki Santa Filomena Mena, Rm. Yohanes Seran Nahak, Pr., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengorbanan para suster. Ia berharap Tahun Yubileum Khusus Fransiskan ini sungguh dimanfaatkan sebagai kesempatan memperdalam spiritualitas dan memperbarui semangat pelayanan di tengah umat.
Oleh Yudel Neno, Pr
