Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026
  • Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
  • Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
  • OMK se-Dekenat Mena Gelar Pameran Ekonomi Kreatif, Romo Marten dan Romo Vence Siap Sukseskan
  • Gubernur NTT Mendukung Perayaan HKY Dekenat Mena dan Mendorong Orang Muda Berpartisipasi Aktif
  • Perluas Wawasan: Panitia HKY 2026 Bakal Hadirkan Empat Narasumber dalam Seminar Hati Kudus Yesus
  • Vinsenzo Singer’s Bakal Tampil di Malam Persaudaraan HKY 2026 untuk Motivasi OMK
  • OMK Se-Dekenat Mena Bakal Gelar Pameran Ekonomi Kreatif dalam Rangkaian HKY 2026
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Berita Keuskupan Atambua»Jalan Salib Alam, Bentuk Kepedulian terhadap Lingkungan Alam dan Ekonomi Umat
Berita Keuskupan Atambua

Jalan Salib Alam, Bentuk Kepedulian terhadap Lingkungan Alam dan Ekonomi Umat

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaApril 20, 2017Updated:January 20, 2018No Comments85 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

keuskupanatambua.org – Sebuah jalan salib unik bertemakan alam dilakukan oleh Romo Ekonom Keuskupan Atambua, RD. Julius Celsus Nesi. Dengan menggandeng ratusan petani, RD. Celsus yang didampingi Frater Gaudensius Boy dari TOR Lo’o Damian Emaus secara bergantian memanggul salib menjalani prosesi tersebut menyusuri hutan luas, lahan tidur, pematang sawah, perkebunan dan padang penggembalaan milik petani.

Prosesi menyusuri lokasi perkebunan ini memberi makna bagi para petani untuk memanfaatkan sumber daya alam dengan baik dan benar. Jalan salib yang sedikit berbeda dan tidak biasa ini digelar mengingat sebagian besar umat di Opo desa Pantae Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT hidup dari bercocok tanam. Para petani memiliki lahan kebun yang luas, namun sumber daya alam yang merupakan pemberian Tuhan untuk kelangsungan hidup tidak selamanya dimanfaatkan dengan baik.

Keuskupan Atambua
RD. Celsus Nesi Bersama Umat Opo Melaksanakan Jalan Salib Alam (Photo: Judith Lorenzo Taolin/http://www.nttonlinenow.com)

Melalui jalan salib menyusuri hutan luas, perkebunan dan lahan petani yang kosong, romo Celsus menyadarkan umat untuk bangkit dari kemalasan dan dengan semangat menyongsong Paskah ini, sungguh – sungguh mau bertanggungjawab dan menghormati pekerjaannya masing – masing dengan selalu melibatkan Tuhan dalam pekerjaan konkrit yang dilakukan.

“Jalan salib bertemakan alam ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak hanya hadir di dalam rumah – rumah ibadat, namun IA juga hadir dalam rutinitas kehidupan umat dimanapun berada. Seperti di kebun, sawah, ladang dan padang penggembalaan milik umat secara perorangan maupun kelompok”, ungkap romo Celsus dalam inti khotbahnya pada Ibadat Jumat Agung yang dipimpinnya.

Dilanjutkanya,”Bertepatan dengan Tahun Ekonomi yang dicanangkan Keuskupan Atambua (Tahun 2017 dan 2018), ada program pemberdayaan ekonomi umat, maka pada momentum Paskah ini umat diajak untuk sungguh – sungguh memberdayakan dan memanfaatkan lahan serta hasil kebun maupun ternak yang dimiliki agar bermanfaat bagi kehidupan umat di masa yang akan datang. Dengan demikian selain merayakan kebangkitan Kristus melalui pemberdayaan umat dan pemanfaatan lahan juga merayakan kebangkitan umat itu sendiri”.

Kepala Desa Pantae, Bernadus Usfinit menyambut baik kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan di wilayah tugasnya. Menurutnya, tahun ini masyarakat dua desa yang terlibat prosesi jalan salib alam betul – betul memaknai artinya. “Kegiatan ini sungguh menyentuh masyarakat dua desa yang terlibat secara langsung. Pesan yang disampaikan melalui khotbah romo Julius diyakini bisa lebih mendekatkan masyarakat pada alam kaitan dengan tanggungjawab pada pekerjaan sebagai seorang petani”, jelas Kades Bernadus.

Jalan salib yang dimulai pukul 09.00 wita ini berakhir pada pukul 13.00 wita dilanjutkan dengan Ibadat Jumat Agung, Ratapan, nyanyian tradisi Dawan Timor mengenang kisah sengsara dan kematian Yesus Kristus di kayu salib yang dibawakan kaum ibu dari desa Pantae dan ditutup dengan upacara kudus kucup salib Yesus.

Sumber:
http://www.nttonlinenow.com (Laporan: Judith Lorenzo Taolin)
Diedit oleh Admin Web Keuskupan Atambua (Tryles Neonnub)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

Perluas Wawasan: Panitia HKY 2026 Bakal Hadirkan Empat Narasumber dalam Seminar Hati Kudus Yesus

June 5, 2026

Penutupan Bulan Liturgi Nasional Se-Dekenat Kefamenanu di Gua Maria Bitauni Dihadiri Ribuan Umat

June 2, 2026

Uskup Atambua Teguhkan 564 Penerima Krisma di Paroki Wini dalam Misa Meriah

June 1, 2026

Ratusan Calon Penerima Sakramen Krisma Ikuti Pengajaran oleh Uskup Atambua di Paroki Wini

May 31, 2026

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026

June 12, 2026

Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

OMK se-Dekenat Mena Gelar Pameran Ekonomi Kreatif, Romo Marten dan Romo Vence Siap Sukseskan

June 7, 2026

Gubernur NTT Mendukung Perayaan HKY Dekenat Mena dan Mendorong Orang Muda Berpartisipasi Aktif

June 6, 2026

Perluas Wawasan: Panitia HKY 2026 Bakal Hadirkan Empat Narasumber dalam Seminar Hati Kudus Yesus

June 5, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?