
Efudini— KeuskupanAtambua.org – Umat Stasi Santo Markus Efudini menyampaikan permohonan peningkatan status menjadi paroki kepada Uskup Atambua dalam perayaan syukur ulang tahun imamat ke-34 di kapela stasi tersebut, Paroki Santa Sesilia Kotafoun, Kabupaten Malaka, Selasa (29/9/2026). Melalui sambutan perwakilan umat, harapan itu diajukan dengan memaparkan perjalanan stasi selama 31 tahun, cakupan wilayah, dan keadaan komunitasnya.

Permohonan tersebut mengemuka dalam rangkaian sambutan Ketua Panitia Rintus Kali dan Ketua Stasi Edy Kali. Umat berharap perkembangan Stasi Santo Markus Efudini memperoleh perhatian dalam penataan pelayanan Gereja.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam sambutan, wilayah stasi meliputi empat desa dengan tujuh lingkungan dan 36 komunitas umat basis atau KUB. Jumlah umat tercatat sebanyak 982 kepala keluarga dengan 2.172 jiwa.
Di wilayah tersebut terdapat enam sekolah dasar, tiga sekolah menengah pertama, dan satu sekolah menengah kejuruan. Seluruh gambaran itu disampaikan bersama permohonan agar stasi yang telah berdiri selama 31 tahun tersebut ditingkatkan statusnya menjadi paroki.
Menanggapi harapan umat, Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku, Pr mengatakan bahwa permohonan tersebut menjadi bahan pertimbangan. Ia mengakui wilayah Paroki Santa Sesilia Kotafoun masih besar dan luas.
Pernyataan Uskup itu merupakan tanggapan atas permohonan umat, belum berupa keputusan peningkatan status Stasi Santo Markus Efudini menjadi paroki.
Dalam sambutannya, Uskup juga menekankan pentingnya kehidupan keluarga bagi keberlangsungan pelayanan Gereja. Dari keluarga, katanya, lahir dan bertumbuh panggilan para imam.
Ia mengapresiasi Paroki Kotafoun yang terus memberikan tenaga yang baik bagi pelayanan Gereja. Bersama para imam, kemajuan kehidupan menggereja di wilayah tersebut terus diupayakan.
Uskup menyampaikan terima kasih kepada umat Stasi Santo Markus Efudini serta semua pihak yang mendukung perkembangannya. Ia juga menghargai kehadiran seluruh umat yang membantu menciptakan suasana perayaan yang baik.
Permohonan status paroki itu disampaikan dalam Misa syukur 34 tahun imamat Mgr. Dominikus Saku, Pr; Rm. Baltasar Seran, Pr; Rm. Yanuarius Seran, Pr; Rm. Donatus Tefa, Pr; dan Rm. Leonardus Nahas, Pr.
Misa dipimpin Uskup Atambua dan dihadiri Wakil Bupati Malaka, Ketua DPRD Kabupaten Malaka, para suster, serta umat setempat. Berdasarkan catatan kegiatan, sekitar 90 persen umat Stasi Santo Markus Efudini hadir dalam perayaan tersebut.
Di hadapan Uskup, umat membawa harapan mengenai masa depan stasi mereka. Harapan itu kini menjadi bahan pertimbangan dalam melihat perkembangan pelayanan di wilayah Paroki Santa Sesilia Kotafoun.
oleh Yudel Neno
