
Keuskupanatambua.org – Naekake, Para agen pastoral se-paroki St. Bernardus Naekake mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) pemberdayaan agen pastoral. Kegiatan ini merupakan salah satu program fokus dari paroki Naekake (Rabu, 10/09/2025).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh paroki Naekake dengan melibatkan pendamping dari Komisi Kerasulan Awam (Kerawam) Keuskupan Atambua.
Sejumlah 24 agen pastoral yang terdiri dari ketua stasi, lingkungan, dan KUB yang berada di wilayah paroki St. Bernardus Naekake mengikuti pelatihan ini.
Dalam pengantar pembukanya Romo Fridus Talan, Pr – Pastor Paroki Naekake menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan penyegaran bagi para agen pastoral untuk sungguh-sungguh mencintai tugas dan pelayanan ini.
Sementara itu, Okto Klau, S.Fil, sekretaris Komisi Kerawam Keuskupan Atambua menekankan pentingnya para agen pastoral menyadari tugas pelayanan ini sebagai bentuk partisipasi aktif dalam kehidupan menggereja.
Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa para agen pastoral harus mampu membawa kembali para anggota umatnya ke pangkuan Ibu Gereja.
Pelayanan sebagai agen pastoral mesti meneladani pelayanan Kristus sendiri. “Pelayanan kita harus mencontohi pelayanan Kristus sendiri. Kita hadir di tengah-tengah umat untuk melayani bukan untuk dilayani” lanjutnya.
Sedangkan dalam refleksinya, Sr. Maria Klarentin, FSGM menjelaskan tentang mengapa orang beriman harus mencintai Gereja. Menurutnya mati hidup Gereja tergantung dari umatnya. Bila para agen pastoral tidak berdaya, siapa lagi yang akan menggerakkan Gereja untuk terus aktif.
Suster Klarentin mencoba memancing para agen pastoral dengan pertanyaan apa nilai plus saya sebagai ketua Stasi/Lingkungan/KUB/Katekis.
Selanjutnya suster sekretaris Komisi KKI, KKM, dan seminari dan panggilan Keuskupan Atambua ini menutup penyampainnya dengan pertanyaan reflektif untuk para agen pastoral Naekake, hadiah apa yang bisa mereka sumbangkan sebagai agen pastoral untuk paroki, stasi, lingkungan, KUB.
Meski hanya berlangsung setengah hari, kegitan fokus ini diharapkan mampu menggerakkan para agen pastoral agar semakin aktif dalam memimpin umat dalam berbagai reksa pastoral di paroki ini.
Laporan : Oka/Puspas KA
