
TAHON — KeuskupanAtambua.org – Ketua Panitia Penyelenggara (Boni Hale) Misa Syukur 25 Tahun Imamat Rm. Yustus Ati Bere, Pr menyoroti doa keluarga sebagai kekuatan yang menopang panggilan sang imam. Ia menyebut perjalanan imamat tersebut sebagai buah pengorbanan, cinta, dan kesetiaan yang dirawat lintas generasi.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia ; Boni Hale, yang juga Kepala Desa Makir, dalam sambutan pada perayaan di Kapela Tahon, Paroki Fulur, Rabu (23/9/2026). Misa dipimpin Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku, Pr dan dihadiri ratusan imam, empat diakon, frater, suster, seminaris, serta umat.
Menurut Ketua Panitia, perayaan 25 tahun imamat menjadi kesempatan untuk mensyukuri panggilan Tuhan beserta perjalanan iman keluarga yang mendukungnya.
Ia mengisahkan Bapak Yakobus Bau, ayah Rm. Yustus, yang diangkat sebagai guru agama pada 1952. Sejak masa itu, menurut penuturannya, Yakobus menaruh perhatian pada kehidupan doa, khususnya untuk tumbuhnya panggilan.
Doa orangtua tersebut kemudian membuahkan panggilan seorang putra menjadi imam. Kini, perjalanan pelayanan putra itu telah mencapai 25 tahun.
Ketua Panitia menegaskan bahwa perjalanan Rm. Yustus juga ditopang doa banyak orang. Baginya, panggilan tersebut memperlihatkan bahwa doa yang lahir dari hati tidak pernah sia-sia.
Ia turut mengisahkan asal-usul nama Yustus. Menurut penuturannya, nama itu diberikan karena bertepatan dengan tahbisan Pater Yustus Asa, SVD sebagai imam baru pada masa tersebut.
Dalam sambutan itu, Ketua Panitia menyebut Stasi Tahon telah menghasilkan delapan imam, tiga bruder, dan empat suster. Ia menghubungkan tumbuhnya panggilan-panggilan tersebut dengan dukungan iman dan doa keluarga.
Menutup sambutan, ia mengajak umat merawat kebersamaan dengan menghargai kelebihan sesama dan menghadapi kekurangan sebagai tanggung jawab bersama.
Rm. Yustus ditahbiskan pada 14 September 2001 di Panggung Tahbisan Dekenat Malaka bersama Rm. Maxi Sikone, Pr dan Rm. Herman Nurak Hane, Pr. Ketiganya menerima tahbisan dari Uskup Atambua saat itu, Mgr. Antonius Pain Ratu, SVD.
oleh Rm. Yudel Neno
