
Noemuti — KeuskupanAtambua.org – SMPK Santo Yosef Noemuti menggelar kegiatan Pelatihan Baris Berbaris (PBB) bersama Tentara Nasional Indonesia Pos Kalan Noemuti, Satgas PAMTAS RI-RDTL Sektor Barat, pada Selasa, 12 Mei hingga Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah sejak pukul 08.00 hingga 13.00 WITA ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas VII dan VIII sebagai upaya pembentukan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan semangat nasionalisme.

Pelatihan tersebut diberikan langsung oleh Komandan Pos Kantor Perwakilan Noemuti Satgas PAMTAS RI-RDTL Sektor Barat, Serma M. Safrudin, bersama empat anggota TNI lainnya.

Para siswa mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan antusias, mulai dari sesi pemberian arahan hingga praktik langsung di lapangan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh pihak sekolah bekerja sama dengan anggota TNI sebagai pelatih dan pendamping utama. Melalui kegiatan ini, sekolah ingin menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, ketertiban, serta membentuk karakter peserta didik yang berjiwa nasionalis.

Kepala SMPK Santo Yosef Noemuti, Rm. Yunus Sirilus Bouk, Pr, menyampaikan bahwa kegiatan PBB bersama TNI merupakan bagian dari pembinaan karakter peserta didik. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan sikap, mental, dan kepribadian siswa.

“Sekolah memandang penting kegiatan seperti ini karena disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama merupakan nilai dasar yang harus dimiliki oleh peserta didik. Kehadiran TNI menjadi teladan nyata bagi anak-anak untuk belajar tentang ketegasan, ketertiban, cinta tanah air, dan kepedulian terhadap sesama,” ungkap Rm. Yunus.

Dalam pelaksanaannya, anggota TNI memberikan materi dasar-dasar baris berbaris, antara lain sikap sempurna, penghormatan, gerakan di tempat, gerakan berjalan, hingga latihan kekompakan kelompok. Para siswa dibimbing secara langsung melalui metode latihan lapangan agar mampu memahami dan mempraktikkan setiap gerakan dengan baik dan benar.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak serius mengikuti setiap arahan pelatih. Mereka juga menunjukkan sikap kerja sama, tanggung jawab, dan kekompakan dalam setiap sesi latihan. Kehadiran anggota TNI menjadi motivasi tersendiri bagi peserta didik karena mereka dapat belajar langsung dari aparat negara mengenai kedisiplinan dan semangat kebangsaan.

Keterlibatan TNI dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk kerja sama antara sekolah dan aparat negara dalam mendukung pendidikan karakter generasi muda. Pihak sekolah berharap pelaksanaan upacara bendera di SMPK Santo Yosef Noemuti dapat berlangsung lebih tertib, khidmat, dan penuh semangat nasionalisme setelah para siswa mengikuti pelatihan PBB tersebut.

Melalui kegiatan PBB bersama TNI ini, para siswa diharapkan semakin disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, serta mampu bekerja sama dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. Sekolah juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan demi membentuk peserta didik yang berkarakter baik, tangguh, dan membanggakan, tutup Rm. Yunus.
Penulis: Ibu Rofina Saina, S.Pd., Gr.
Editor: Yudel Neno, Pr.
