Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Sambut Baru di Paroki St. Bernardus Naekake: 72 Anak Melangkah dalam Sukacita Ekaristi
  • Gubernur NTT dan Etika Wajah Ekonomi Kreatif: Membaca Martabat Kerja dalam OVOP dan NTT Mart
  • Mgr. Dominikus Saku Kembali Memberikan Sakramen Krisma Kepada 376 Umat Paroki St. Dominikus Leon As Wekmidar
  • Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026
  • Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
  • Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
  • OMK se-Dekenat Mena Gelar Pameran Ekonomi Kreatif, Romo Marten dan Romo Vence Siap Sukseskan
  • Gubernur NTT Mendukung Perayaan HKY Dekenat Mena dan Mendorong Orang Muda Berpartisipasi Aktif
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Aneka Puisi»Puisi-Puisi Fr. Johni Lae
Aneka Puisi

Puisi-Puisi Fr. Johni Lae

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaSeptember 20, 2021No Comments42 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Puisi-Puisi
Karya: Fr. Johni Lae



Panas dan Usaha Membakar Ingatan

september sudah membagi diri
jadi kenangan dan bayangan
panas jadi petikan paling laris
orang-orang pesisir berteduh di bawah pondok
lalu menuang laru sedikit demi sedikit

sembari meneguk laru
mata mereka tak pernah lepaskan hamparan biru
apalagi jejak serupa sial yang terus diulang

ketika mata mulai lari-lari
di pesisir orang-orang berteriak
jerat sudah menangkap
sebentar lagi ingatan akan dibakar
jadi pujian paling sakral kepada Dia

Oebubun, 19 September 2021

Sampan

Adalah kayu yang dibentuk jadi buku,
dilengkapi dengan pendayung sebagai pena lalu jaring serupa doa yang panjang.
Setiap kali lonceng berbunyi,
buku selalu dimasukan ke dalam lalu pena menari dan disimpulkan dengan doa yang panjang.

Begitulah sekolahnya orang-orang pesisir

Oebubun, 19 September 2021

Doa Orang-Orang Pesisir

satu sore ketika matahari pelan-pelan pamit,
aku melihat seorang kakek membungkuk tepat di tepi pantai.
Surut memaksanya bertolak agak ke dalam.
Setelah kuselidiki dari kejauhan,
kulihat dia sedang berdoa.
Aku mendekatkan diri dan aku mendengar doanya demikian: Tuhan sekiranya Tuhan mau, percukupkanlah tangkapan kami malam ini.

Oebubun, 19 September 2021

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Cakap-Cakap Penghujung Senja

January 12, 2024

MARIA BUNDAKU

September 8, 2021

REGINA ITU BERNAMA MARIA

September 8, 2021

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Sambut Baru di Paroki St. Bernardus Naekake: 72 Anak Melangkah dalam Sukacita Ekaristi

June 25, 2026

Gubernur NTT dan Etika Wajah Ekonomi Kreatif: Membaca Martabat Kerja dalam OVOP dan NTT Mart

June 21, 2026

Mgr. Dominikus Saku Kembali Memberikan Sakramen Krisma Kepada 376 Umat Paroki St. Dominikus Leon As Wekmidar

June 18, 2026

Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026

June 12, 2026

Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?