
Keuskupanatambua.org, Wekmidar – Mgr. Dominikus Saku, Uskup Atambua kembali menerima Sakramen Krisma kepada 376 umat Paroki Santo Dominikus Leon As Wekmidar pada Kamis, 18 Juni 2026 setelah sebelumnya menerima Sakramen Krisma kepada umat di paroki Biudukfoho.
Rangkaian acara dan misa penerimaan Sakramen Krisma ini sudah dimulai sejak Rabu, 17 Juni 2026 sore. Umat Paroki Santo Dominikus Leon As Wekmidar menerima Bapak Uskup dalam satu acara penjemputan yang meriah dan penuh kekeluargaan.
Kehadiran Bapak Uskup disambut oleh Pastor Paroki, para petugas pastoral, tokoh umat, tokoh adat, serta seluruh umat yang telah berkumpul. Acara penjemputan diisi dengan sapaan adat, tarian tradisional Likurai, nyanyian, serta perkenalan singkat dengan umat dan pengajaran iman sebagai persiapan terakhir untuk menerima sakramen Krisma bagi para calon penerima sakramen Krisma.

Selanjutnya, pada Kamis, 18 Juni 2026, dilaksanakan Perayaan Ekaristi Kudus dan Penerimaan Sakramen Krisma yang dipimpin langsung oleh Bapak Uskup.
Perayaan berlangsung dengan khidmat dan penuh syukur. Dalam homilinya, Bapak Uskup mengajak para calon penerima sakramen Krisma untuk semakin bertumbuh dalam iman, menjadi Saksi Kristus yang berani, serta aktif mengambil bagian dalam kehidupan menggereja dan pembangunan masyarakat.
Puncak perayaan ditandai dengan penerimaan Sakramen Krisma kepada para peserta sebanyak 376 orang yang telah dipersiapkan melalui proses katekese dan pembinaan iman.
Dengan diterimanya Sakramen Krisma, para krismawan dan krismawati diteguhkan oleh karunia Roh Kudus untuk semakin dewasa dalam kehidupan kristiani dan mampu menjalankan tugas perutusan sebagai murid-murid Kristus.
Di akhir Perayaan Ekaristi, Bapak Uskup berkesempatan menyampaikan Perayaan dan pesan pastoral kepada seluruh umat yang hadir.
Dalam pesannya, Bapak Uskup mengajak umat untuk selalu berjanji akan menyertaan Tuhan dalam setiap gerak langkah hidup mereka. Umat diajak untuk membangun hubungan yang semakin erat dengan Tuhan melalui doa, hidup iman dan keterlibatan aktif dalam kehidupan menggereja.
Selain itu, Bapak Uskup juga memberikan perhatian khusus terhadap maraknya kasus perdagangan manusia (human trafficking) yang masih terjadi di berbagai daerah.
Beliau mengingatkan umat, khususnya kaum muda yang berencana merantau untuk bekerja di luar daerah maupun luar negeri, agar selalu mengikuti prosedur yang benar dan resmi. Bapak Uskup menegaskan bahwa setiap orang yang ingin merantau harus melengkapi dokumen yang diperlukan, mencari informasi yang jelas, serta menghindari tawaran pekerjaan yang tidak memiliki kepastian hukum.
Dengan demikian, umat manusia dapat terhindar dari berbagai bentuk penipuan dan praktik perdagangan manusia yang merugikan martabat manusia.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh kegembiraan. Umat Paroki Santo Dominikus Leon As Wekmidar mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas kesempatan berharga ini serta menyampaikan terima kasih kepada Bapak Uskup, Para Imam, Panitia, dan seluruh umat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Semoga berkat Sakramen Krisma yang telah diterima, para krismawan dan krismawati senantiasa dibimbing oleh Roh Kudus untuk menjadi pribadi yang beriman teguh, berpengharapan, dan penuh kasih dalam kehidupan sehari-hari.
“Datanglah Roh Kudus, penuhilah hati umat-Mu dan nyalakanlah di dalamnya api kasih-Mu.”
Laporan/penulis: Ana
