
wordpress.com
Lukas 5:12: “Pada suatu kali Yesus berada dalam sebuah kota. Di situ ada seorang yang penuh kusta. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia dan memohon: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.”
Orang yang penuh kusta sudah tidak ada harapan untuk sembuh di masa hidup Yesus. Dalam ketiadaan harapan untuk pulih orang lumpuh itu bertemu Yesus. Ia nyatakan kenyakinannya dengan bersujud dan memohon kesembuhannya. Dan Yesus menjawabi permohonannya. Ia sembuh.
Kadang kita berada dalam persoalan yang bagi kita tidak ada harapan untuk bebas. Tapi tidak boleh putus asa karena dalam Yesus selalu ada jalan keluar. Berlarilah kepada-Nya dan memohon penuh iman serta nantikan jawaban yang pasti baik untuk kita. Tidak boleh ragukan kebaikan hati Yesus, apapun jawabannya, itu terbaik untuk kita. Kiranya sikap orang kusta dalam kisah hari ini menjadi panutan bagi kita saat berhadapan dengan masalah kehidupan kita.
Hari ini jumat pertama dalam tahun ini. Kita bersujud di depan sakramen mahakudus sambil mohon bimbingan dan tuntunan-Nya di tahun 2022 ini agar kita tetap kokoh dalam iman akan Yesus.
Kita berdoa:” Tuhan Yesus kami percaya pada-Mu kami muliakan Dikau karena Engkau baik bagi kami. Amin.”
Salam dan doa,
P. Vincentius Wun, SVD
**Editor: Okto Klau
