
Puasa, Katolikpedia.id
Markus 2:19-2:”Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa. Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.”
Inilah jawab Yesus atas pertanyaan orang mengapa murid-murid Yesus tidak berpuasa padahal murid-murid Yohanes dan murid-murid kaum Farisi berpuasa. Jawaban Yesus fokus pada arti dan tujuan puasa. Bahwa puasa dimaksudkan untuk melawan dosa, bahwa puasa mempersiapkan seseorang untuk misi tertentu dan juga tanda tebus dosa. Semuanya itu terarah kepada tujuan akhir kita yaitu Allah.
Saat ada di hadapan Allah kita harus bersukacita apalagi Putera-Nya. Yang penting kita memahami apa arti dan tujuan puasa dalam mengejar kesucian hidup kita, dalam kata,pikiran dan perbuatan bahwa semuanya itu harus menghantar kita pada Allah sumber sukacita kita. Mari kita hayati pesan Tuhan Yesus ini dalam usaha kita mengejar kesucian hidup.
Kita berdoa: “Tuhan Yesus kami masih lemah penuh dosa. Kami butuh puasa untuk sempurnakan hidup kami. Semoga kami pun belajar mengejar kesucian hidup dalam kata, pikiran dan perbuatan agar kami boleh mencapai tujuan hidup kami, yaitu bersatu dengan Allah sumber sukacita kami. Amin.”
Salam dan doa,
P. Vincentius Wun, SVD
