
Ilustrasi Memberi. Sumber: inilahbanten.co.id
Lukas 21:3-4: “Lalu Ia berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu.
Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya.”
Yesus memuji janda miskin karena ia memberikan derma dari segala yang ada padanya. Yang dilihat Allah bukan jumlahnya tapi mutu, hati dari yang memberi. Persembahan orang miskin lebih besar korbannya dari pada persembahan orang kaya raya.
Ketika kita memberi dari kelimpahan kita itu yang lebih dari kebutuhan kita berarti pemberian kita sedikit. Kemurahan hati yang benar adalah memberi sampai kita terluka olehnya.
Beranikah kita memberi dalam semangat yang diajarkan Yesus? Sering ada kesempatan untuk memberi derma tapi kadang dengan hati terpaksa karena dikunjungi ketua KUB kita memberi. Ada yang memberi derma dengan bersungut padahal hanya sebagian kecil dari apa yang kita terima sebagai berkat Allah.
Kita berdoa: “Allah Bapa di surga betapa besar kasih-Mu bagi kami. Lembutkan hati kami untuk selalu rela memberi derma sebagai tanda syukur kami atas kasih-Mu bagi hidup kami. Berkati usaha kami agar selalu berhasil dengan baik. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.”
Salam dan doa,
P. Vincentius Wun, SVD
