keuskupanatambua.org- Lima paroki baru di Keuskupan Atambua yang berdiri pada akhir tahun 2018 yakni Paroki Santo Arnoldus Yanssen Labur, Paroki Santo Fransiskus Asisi Lakulo, Paroki Santo Mikhael Oelami, Paroki Santo Dominikus Leon As Wekmidar dan Paroki Santa Teresa Calcuta Hanimasin mulai giat berpastoral. “Supaya dapat meletakkan dasar pastoral yang kuat dan benar, perlu pembekalan”, demikian Vikjen Keuskupan Atambua, RP. Vincentius Wun, SVD dalam kata pengantar Misa Pembukaan Diklat, Rabu, 14 Juni 2019. Lebih lanjut mantanPastor paroki Naesleu dan Nualain ini mengungkapkan kegembiraannya karena hadirnya pastor paroki dan DPP dari ke-5 paroki baru ini penuh antusias. Sementara itu dalam pemaparan materinya RD. Dr. Okto Naif, Ketua Komisi Teologi KA menantang para pastor paroki dan DPP/DKP dari ke-5 paroki baru ini untuk membuktikan bahwa mereka bisa lebih maju dan kencang dari paroki induknya. “Saya mau menantang kalian, sebagai kuda atau mobil baru, anda harus lari lebih kencang dari paroki indukmu. Buktikan itu”. Demikian pun ekonom KA, RD. Yulius Selsus Nesi, mengajak para pastor paroki dan DPP/DKP untuk mengelola keuangan dan aset paroki dengan sebaik-baiknya agar mencerminkan kehidupan pastoral yang baik. “Bila keuangan dan harta benda paroki dapat dikelola dengan baik, maka kesejahteraan umat dapat diukur”, tegas Rm. Sel, demikian nama panggilannya. Kegiatan diklat ini diawali dan diakhiri dengan perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Vikjen KA*** (Admin)
Trending
- Imaji Keilahian dalam Tekstur Visual Graha Maria Annai Velangkanni
- Di Setiap Jalan Kami Menemukan Saudara: Ketika Cinta, Ekologi, dan Keramahan Menjelma Menjadi Wajah Persaudaraan
- Buka Munas XV Unindo, Ketua KWI Tegaskan Kekudusan Imam Tumbuh dalam Persaudaraan
- Uskup Siprianus Hormat: Imam Bukan Dipanggil Menjadi Pusat, tetapi Menunjukkan Umat kepada Kristus
- Rasul Digital Tak Boleh Berhenti di Layar ; Kesaksian Romo Joseph di Hadapan Peserta Munas XV Unindo
- Romo Agung Nugroho: Imam Influencer Bukan Mewartakan Diri, tetapi Kristus
- Pentingnya Keadilan Representasi di Tengah Otoritas Simbolik Kamera dan Publikasi
- Integritas Komunikasi dan Keterampilan Jurnalistik dalam Dunia Dokumentasi dan Publikasi
