Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Gubernur NTT dan Etika Wajah Ekonomi Kreatif: Membaca Martabat Kerja dalam OVOP dan NTT Mart
  • Mgr. Dominikus Saku Kembali Memberikan Sakramen Krisma Kepada 376 Umat Paroki St. Dominikus Leon As Wekmidar
  • Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026
  • Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
  • Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena
  • OMK se-Dekenat Mena Gelar Pameran Ekonomi Kreatif, Romo Marten dan Romo Vence Siap Sukseskan
  • Gubernur NTT Mendukung Perayaan HKY Dekenat Mena dan Mendorong Orang Muda Berpartisipasi Aktif
  • Perluas Wawasan: Panitia HKY 2026 Bakal Hadirkan Empat Narasumber dalam Seminar Hati Kudus Yesus
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Berita Paroki»Paroki Seon Selenggarakan Pelatihan Lektor dan Pemazmur
Berita Paroki

Paroki Seon Selenggarakan Pelatihan Lektor dan Pemazmur

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaMay 20, 2025No Comments192 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Seon, KeuskupanAtambua.com – Paroki Kristus Raja Seon menyelenggarakan pelatihan bagi para Lektor dan Pemazmur yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin, 19 Mei 2025 hingga Rabu, 21 Mei 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di tujuh titik yakni Kapela Buitae, Kapela Beitahu, Kapela Uarau, Kapela Boas, Kapela Tesikmurak, Kapela Tualaran, dan Gereja Seon. Setiap titik pelatihan melibatkan utusan dari lingkungan dan sekolah sebanyak dua hingga tiga orang sebagai peserta. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan Sabda dalam liturgi serta membina keterampilan teknis dan rohani para Lektor dan Pemazmur. Hal ini menjadi bagian dari Program Fokus Paroki Kristus Raja Seon tahun 2025, sebagai kelanjutan dari program yang sempat tertunda pada tahun sebelumnya.

Hari pertama pelatihan pada Senin, 19 Mei 2025, dilaksanakan di tiga titik yaitu Kapela Buitae, Kapela Beitahu, dan Kapela Tualaran. Para peserta berasal dari sejumlah lingkungan dan sekolah yang tersebar di wilayah paroki. Pendamping kegiatan terdiri dari para imam, suster, frater, serta anggota Dewan Pastoral Paroki dan Dewan Keuangan Paroki. Di Kapela Beitahu, pelatihan dipandu oleh Rm. Aloysius Kosat, Pr, Sr. Wilfrida SJMJ, Bapak Servas Nahak, dan Bapak Edmundus Usfal, dengan peserta dari empat lingkungan dan tiga sekolah. Sementara itu, di Kapela Tualaran, tim pendamping terdiri dari Rm. Erlando Afoan, Sr. Fransiska SJMJ, dan Ibu Floren Bouk dengan peserta dari enam lingkungan dan enam sekolah.

Kapela Buitae menjadi tempat pelatihan dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 45 orang dari sembilan lingkungan dan tiga sekolah. Tim pendamping di titik ini adalah Rm. Jefri Ndun, Fr. Domi Manek, Pak Bernadus Berek, dan Ibu Maria Fatima Niis. Dalam arahan pembuka, Bernadus Berek menegaskan bahwa pelatihan ini memiliki tujuan yang luas, termasuk membentuk kesadaran liturgis, meningkatkan keterampilan pewartaan, dan mempersiapkan para peserta untuk menjadi pemimpin ibadat dan katekese di tengah umat. Ia juga menjelaskan bahwa meskipun awalnya pelatihan direncanakan bersama Komisi Keuskupan, namun setelah diskusi, pelatihan ini dilaksanakan oleh tim internal paroki agar dapat menjangkau lebih banyak peserta. Oleh karena itu, para peserta diharapkan mengikuti kegiatan ini dengan tekun dan penuh kesungguhan.

Materi pelatihan yang dibawakan oleh Rm. Jefri Ndun, Pr berlandaskan dokumen-dokumen Gereja seperti Sacrosanctum Concilium, Kitab Hukum Kanonik, dan Katekismus Gereja Katolik. Ia menekankan bahwa keterlibatan dalam liturgi merupakan bagian dari panggilan imamat umum umat beriman. Lektor dan pemazmur disebut sebagai pewarta dan penyambung lidah Allah karena mereka membawa Sabda Tuhan kepada umat. Oleh karena itu, mereka perlu dipersiapkan secara serius, dilatih, dan dilantik secara resmi. Ia juga menegaskan bahwa tugas ini bukan sekadar jabatan melainkan sebuah panggilan pelayanan yang suci dan menuntut kesungguhan hidup iman.

Dalam penjelasannya, Romo Jefri juga menyebut bahwa seorang Lektor dan Pemazmur idealnya memiliki ethos, pathos, dan logos yang mencerminkan iman yang hidup, disiplin, pengetahuan liturgis, dan kemampuan teknis. Ia mencontohkan bahwa keterampilan teknis itu mencakup aspek wirama (intonasi dan aksentuasi), wirasa (penjiwaan), wiraga (sikap tubuh), dan wirupa (penampilan fisik). Hal-hal tersebut akan dilatih secara langsung selama sesi pelatihan berlangsung. Romo Jefri menambahkan bahwa para peserta juga akan dilantik secara resmi oleh Pastor Paroki setelah proses pembinaan selesai. Ia berharap para Lektor dan Pemazmur dapat menjalankan peran mereka dengan penuh iman, tanggung jawab, dan kualitas pelayanan yang baik.

Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik di bawah bimbingan Fr. Domi, Pak Bernadus, dan Ibu Maria Fatima Niis. Dalam arahannya, Ibu Ima menyatakan bahwa para pendamping bukanlah profesional liturgi tetapi memiliki pengalaman praktis yang ingin dibagikan. Dengan rendah hati ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan kesempatan untuk belajar bersama dalam semangat pelayanan. Para peserta diajarkan cara berjalan menuju mimbar, membuka teks, memberi hormat, membaca Sabda, serta menyanyikan mazmur secara benar dan beriman. Setiap peserta mendapat kesempatan tampil dan menerima masukan dari para pendamping.

Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan pada hari pertama ini mencapai sekitar seratus orang. Di Kapela Buitae tercatat 45 peserta yang terdiri dari orang dewasa, kaum muda, dan anak-anak. Di Kapela Tualaran, pelatihan diikuti oleh 36 peserta dengan komposisi serupa. Sedangkan di Kapela Beitahu tercatat sekitar 30 peserta yang didampingi oleh pengurus lingkungan dan guru agama. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif mereka selama pelatihan berlangsung.

Kegiatan pelatihan akan berlanjut pada hari kedua, Selasa, 20 Mei 2025, di tiga titik lainnya. Kapela Uarau akan menjadi tempat pelatihan untuk peserta dari empat lingkungan dan dua sekolah dengan tim pendamping Rm. Aloysius Kosat, Sr. Wilfrida SJMJ, Bapak Edmundus Usfal, dan Bapak Otniel Taek. Di Kapela Boas akan dilatih peserta dari sepuluh lingkungan dan lima sekolah oleh tim yang terdiri dari Rm. Jefri Ndun, Fr. Domi Manek, Ibu Floren Bouk, dan Bapak Servas Nahak. Sedangkan di Kapela Tesikmurak, pelatihan diikuti oleh peserta dari dua lingkungan dan satu sekolah dengan pendamping Rm. Landon Afoan, Sr. Fransiska SJMJ, Bapak Bernadus Berek, dan Ibu Fenti.

Pada hari terakhir, Rabu, 21 Mei 2025, pelatihan akan berlangsung di Gereja Seon sebagai titik terakhir. Peserta berasal dari dua belas lingkungan dan enam sekolah. Tim pendamping terdiri dari Rm. Jefri Ndun, Sr. Fransiska SJMJ, Fr. Domi Manek, Bapak Mundus Usfal, Bapak Handri Bria, dan Ibu Ima Niis. Dengan kehadiran para pendamping yang berpengalaman, pelatihan diharapkan memberikan bekal yang kuat bagi para peserta dalam pelayanan Sabda. Semua kegiatan ini dirancang agar terjadi transfer nilai, keterampilan, dan semangat pelayanan dalam liturgi.

Rangkaian kegiatan pelatihan di setiap titik mencakup Pengantar, menyanyikan lagu Vos Amici Mei Estis, mendaraskan Visi Misi dan Slogan Keuskupan Atambua, Doa Pembuka, Arahan Pembuka, pemaparan materi, pelatihan praktik, evaluasi, arahan penutup, dan sayonara. Seluruh kegiatan ini berlangsung dalam semangat kebersamaan dan pelayanan. Dengan semangat ini, para peserta diharapkan tumbuh menjadi pewarta Sabda yang andal dan penuh iman di tengah umat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Paroki Kristus Raja Seon terus berupaya membangun kualitas pelayanan liturgi dari dalam, lewat pelatihan yang menyeluruh dan bermakna.

By Genra Tobu – Diedit oleh Rm. Yudel Neno, Pr.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Mgr. Dominikus Saku Kembali Memberikan Sakramen Krisma Kepada 376 Umat Paroki St. Dominikus Leon As Wekmidar

June 18, 2026

Perluas Wawasan: Panitia HKY 2026 Bakal Hadirkan Empat Narasumber dalam Seminar Hati Kudus Yesus

June 5, 2026

Vinsenzo Singer’s Bakal Tampil di Malam Persaudaraan HKY 2026 untuk Motivasi OMK

June 5, 2026

OMK Se-Dekenat Mena Bakal Gelar Pameran Ekonomi Kreatif dalam Rangkaian HKY 2026

June 5, 2026

Panitia HKY 2026 Bakal Gelar Berbagai Lomba untuk Meriahkan Hari Raya Hati Kudus Yesus

June 5, 2026

Penutupan Bulan Liturgi Nasional Se-Dekenat Kefamenanu di Gua Maria Bitauni Dihadiri Ribuan Umat

June 2, 2026

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Gubernur NTT dan Etika Wajah Ekonomi Kreatif: Membaca Martabat Kerja dalam OVOP dan NTT Mart

June 21, 2026

Mgr. Dominikus Saku Kembali Memberikan Sakramen Krisma Kepada 376 Umat Paroki St. Dominikus Leon As Wekmidar

June 18, 2026

Tim Voli Putra Paroki Mena Juara, Menang 3-0 pada Final HKY 2026

June 12, 2026

Bupati TTU Ajak OMK Jadi Pelaku Perubahan dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

Gubernur NTT Dorong OMK Rumuskan Bisnis Produk Lokal dalam Perayaan HKY Dekenat Mena

June 12, 2026

OMK se-Dekenat Mena Gelar Pameran Ekonomi Kreatif, Romo Marten dan Romo Vence Siap Sukseskan

June 7, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?