
Renungan Serial, KeuskupanAtambua.org, Kerajaan Allah mulai dari yang Kecil – oleh Rm. John Pilis, Pr

Renungan
Tuhan Yesus memilih gambaran yang sangat sederhana untuk menjelaskan hakikat Kerajaan Allah: biji sesawi yang kecil dan ragi yang tersembunyi dalam adonan. Biji sesawi adalah salah satu biji terkecil yang dikenal para petani Palestina. Namun ketika ditabur, ia justru bertumbuh menjadi pohon yang cukup besar sehingga dahan-dahannya bisa menjadi tempat bersarangnya burung-burung. Inilah gambaran bahwa Kerajaan Allah tidak dimulai dengan hal-hal yang besar dan luar biasa, melainkan dari hal-hal kecil yang nampaknya tidak berarti. Berawal dari sekelompok kecil nelayan sederhana dari Galilea yang menjawab ya terhadap panggilan Tuhan, yang rela meninggalkan segalanya untuk mengikuti Sang Guru.
Setiap tindakan kasih sekecil apapun, setiap doa yang lahir dari hati, setiap pengampunan kecil yang kita lakukan adalah benih Kerajaan Allah yang suatu saat akan bertumbuh menjadi besar. Kerajaan Allah seperti ragi yang bekerja dalam diam. Ia tidak terlihat dengan mata telanjang tetapi ketika diaduk dalam adonan ia akan mengubah seluruh sifat adonan tersebut; membuatnya mengembang, lembut dan berbeda dari yang sebelumnya. Ia tidak selalu hadir dengan gemuruh atau perubahan yang begitu cepat melainkan sering bekerja dalam diam, dari dalam mengubah mengubah hati manusia. Ketika iman masuk ke dalam hati seseorang, ia akan perlahan-lahan mengubah pola pikir, cara bertindak dan cara mencintai sehingga hidupnya dipenuhi oleh nilai-nilai Ilahi.
Dalam kehidupan kita, kadang kita kecewa manakala mendapati kebaikan kita seakan sia-sia atau terlalu kecil di tengah masalah dunia. Kita merasa iman kita terlalu lemah dan apa yang kita bagikan terlalu kecil. Namun Tuhan tidak melihat besarnya ukuran melainkan kuasa transformasiNya. Mari kita belajar untuk tidak meremehkan atau mengabaikan kebaikan kecil. Kita tidak harus cepat kecewa dan putus asa bila kehidupan rohani kita terasa lamban. Seperti benih yang butuh waktu untuk bertumbuh atau seperti adonan yang butuh waktu untuk mengembangkan adonan demikian pula Tuhan sedang berkerja dalam diri kita dan melalui diri kita walaupun prosesnya sering tidak terlihat secara kasat mata.
Niat
Hari ini Saya mau berusaha memulai sesuatu yang baik, walaupun kecil dan sederhana di mata dunia!
Doa
Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk tidak meremehkan hal-hal kecil dalam hidup kami. Berilah kami keyakinan bahwa setiap doa, senyuman dan perbuatan kasih yang kami lakukan adalah bagian dari benih KerajaanMu yang sedang bertumbuh. Dan jadikanlah kami biji sesawi yang tumbuh menjadi tempat berlindung bagi sesama dan ragi yang mengubah dunia dengan kasih-Mu. Amin
Editor – Yosef Hello, Published by Yudel Neno

