Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Musibah : Kesempatan untuk Bertobat
  • Bukalah Hati untuk Kehadiran Tuhan
  • Pewarta Api Kasih
  • Pentahbisan Gereja Santa Sesilia Kotafoun, Ketua Panitia Ungkap Perjuangan Tujuh Tahun dan Solidaritas Umat
  • Hadiri Pentahbisan Gereja Santa Sesilia Kotafoun, Bupati Malaka Tekankan Pentingnya Solidaritas Umat dan Pembangunan SDM
  • Tahbiskan Gereja Santa Sesilia Kotafoun, Uskup Atambua Ajak Umat Membangun Kekudusan Hidup
  • Umat Paroki Kotafoun Bersukacita Mendapatkan Gereja Baru
  • Setia dalam Kepercayaan
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Renungan Serial»Musibah : Kesempatan untuk Bertobat
Renungan Serial

Musibah : Kesempatan untuk Bertobat

Berjalan Bersama dalam Tuntunan Firman Tuhan - Renungan Serial Sabtu, 24 Oktober 2026, S. Antonius Maria Claret, Uskup –Pekan Biasa XXIX – Tahun A 
Sponsored By: Komsos Keuskupan Atambua Komsos Keuskupan Atambua October 24, 2026No Comments2 Mins Read
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Renungan Serial, KeuskupanAtambua.org – Musibah : Kesempatan untuk Bertobat – oleh Rm. Yustus Ati Bere, Pr

Renungan 

Dalam kisah Injil Lukas ini, Yesus berbicara tentang dua peristiwa tragis yang menimpa orang-orang pada zaman-Nya. Ada yang dibunuh Pilatus dan ada yang menjadi korban runtuhnya menara di Siloam. Orang-orang kemudian bertanya, apakah mereka mengalami musibah itu karena dosa mereka lebih besar? Ternyata orang-orang Yahudi secara ketat mengaitkan dosa dengan penderitaan. Mereka memiliki pola pikir yang sama dengan kita dan menghubungkan bencana dengan dosa-dosa kita.

Sakit lepra dilihat sebagai akibat dosa (Yoh. 22:5). Anak lahir buta, karena orangtuanya berdosa (Yoh. 9:1-2). Orang Galilea dibunuh Pilatus dan delapan belas orang mati tertimpa runtuhnya menara Siloam karena dosa. Inilah ajaran yang kejam dan yang mengecilkan hati. Dan Yesus menolak paham seperti itu. Ia menolak cara berpikir demikian. Lalu Yesus berkata: “Jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian.” Apa maksud Yesus di sini. Ia tidak sedang mengaitkan bahwa setiap penderitaan merupakan hukuman langsung atas seseorang. Sebaliknya, Yesus bermaksud bahwa jikalau orang-orang Yahudi tetap mencari kerajaan duniawi dan menolak Kerajaan Surga maka mereka pada akhirnya akan menemui kebinasaan mereka sendiri. Bangsa yang memberontak terhadap Allah atau memilih cara-cara yang salah maka pada akhirnya akan menderita dan sedang dalam jalan menuju kebinasaan. Yesus menggunakan musibah ini agar orang-orang Yahudi dan lebih khusus untuk kita para pengikutNya supaya bertobat.

Ia mengajak kita melihat setiap peristiwa kehidupan sebagai kesempatan untuk bercermin diri, melihat dan menilai diri sendiri dengan jujur, terutama melihat sikap, perkataan, perbuatan, kekurangan, dan kesalahan dan bertobat, memperbaiki hidup dan akhirnya berkembang menjadi lebih baik.

Niat

Hari ini saya mengambil keputusan untuk bertobat, memperbaiki hidup dan menjadi lebih baik!

Doa

Ya Bapa, beri aku kekuatan untuk melaksanakan keputusanku untuk bertobat, memperbaiki diri untuk menjadi orang yang lebih baik lagi. Amin. 

Editor – Yosef Hello – Published by Yudel Neno

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Bukalah Hati untuk Kehadiran Tuhan

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 23, 2026

Pewarta Api Kasih

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 22, 2026

Setia dalam Kepercayaan

October 21, 2026

Berjaga dalam Kesetiaan

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 20, 2026

Harta Bukan Jaminan Hidup Kekal

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 19, 2026

Berikanlah kepada Allah dan Berikanlah kepada Kaisar

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 18, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

BERITA TERBARU

Musibah : Kesempatan untuk Bertobat

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 24, 2026

Bukalah Hati untuk Kehadiran Tuhan

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 23, 2026

Pewarta Api Kasih

Sponsor: Pusat Pastoral Keuskupan AtambuaOctober 22, 2026

Pentahbisan Gereja Santa Sesilia Kotafoun, Ketua Panitia Ungkap Perjuangan Tujuh Tahun dan Solidaritas Umat

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 21, 2026

Hadiri Pentahbisan Gereja Santa Sesilia Kotafoun, Bupati Malaka Tekankan Pentingnya Solidaritas Umat dan Pembangunan SDM

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 21, 2026

Tahbiskan Gereja Santa Sesilia Kotafoun, Uskup Atambua Ajak Umat Membangun Kekudusan Hidup

Sponsor: Komsos Keuskupan Atambua October 21, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?