Lokakarya Penyusunan Bahan BKSN tahun 2020

Keuskupanatambua.org—–Meskipun kita sedang berada pada masa new normal pandemi covid-19, karya pastoral harus terus dijalankan, lebih khusus lagi Bulan Kitab Suci Nasional harus dilaksanakan. Sebab prinsipnya Sabda Tuhan harus terus bergema di tengah situasi ini. Hal ini disampaikan P. Vincentius Wun SVD, Vikjen Keuskupan Atambua melalui Sekretaris Umum Puspas pada acara Lokakarya Penyusunan bahan pendalaman BKSN, pada Senin, 29 Juni 2020. Lokakarya ini dipimpin oleh Rm. Bernardus Bria Seran, Pr.

Sekretaris Komisi Kitab Suci Keuskupan Atambua itu, memaparkan pikiran-pikiran pokok yang akan menjadi panduan dalam penyusunan bahan pendalaman BKSN tahun 2020. Pastor Pembantu Paroki Santo Petrus Tukuneno itu mengemukakan bahwa setiap tahun kita menggumuli satu tema tertentu yang telah disiapkan oleh Lembaga Biblika Indonesia (LBI) bersama para Pakar dan Delegatus Kitab Suci Keuskupan se- Indonesia. Adapun tema umum tahun 2020 adalah “Mewartakan Kabar Baik di tengah Krisis Iman dan Identitas”, dengan teks Kitab Suci acuan utama adalah “Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala” (Luk 12:35).

Lokakarya ini dihadiri oleh para staf Puspas yang selanjutnya akan menjadi tim penyusun bahan pendalaman iman BKSN 2020. “Dalam penyusunan bahan hendaknya memperhatikan masukan dari Bapak Uskup Atambua yang disampaikan melalui Pater Vikjen agar menjaga kesinambungannya dengan bahan dan materi pendalaman tahun 2019 yakni kepedulian terhadap bumi sebagai rumah kita sebagaimana disampaikan Paus Fransiskus dalam ensiklik Laudato Si”, tandas Romo Nadus.

Pada akhir lokakarya ini disepakati agar tim mempertahankan tiga kategori yang telah menjadi kebiasaan di Atambua dalam penyusunan bahan yaitu AA, OMK/Remaja dan OD. Demikian pun metode tetap Lectio Divina. Sub-sub tema yang telah ditetapkan bersama tetap dipertahankan, dengan kekhususan pada Anak-anak dan remaja supaya memperhatikan karakter anak-anak/remaja dan lagu-lagu yang dipilih hendaknya hidup sesuai dunia anak-anak/remaja.

Adapun sub-sub tema yang disetujui adalah pertama,Mewartakan Sabda Allah di tengah Krisis Penghayatan Kasih (1 Yoh 4:7-21); kedua, Mewartakan Sabda Allah di tengah Krisis Solidaritas kristiani (Mat 25:31-46); Ketiga, Mewartakan sabda Allah di tengah Krisis Kepercayaan Diri (Luk 5: 1-11); keempat, Mewartakan Sabda Allah di tengah Krisis Persekutuan Hidup Kristiani (Kis 2: 37-47).

Tim penyusun menyepakati deadline waktu penyusunan selama 3 pekan dan akan dikumpulkan kepada editor pada akhir minggu ketiga bulan Juli. Selanjutnya setelah tahap editing oleh tim editor yaitu Rm. Bernardus untuk AA; Bapak Oktovianus Klau untuk OMK/Remaja; dan Bapak Yosef Hello untuk kategori OD, diteruskan ke percetakan untuk digandakan sesuai permintaan paroki dan lembaga. Sesuai program pastoral keuskupan Atambua tahun 2020, kegiatan animasi pendalaman Bahan BKSN 2020 akan dilaksanakan pada 28 Agustus 2020. “Diharapkan agar bahan-bahan ini disusun dengan baik mempertimbangkan segala masukan yang ada dan bisa selesai pada waktunya”, tandas Rm. Nadus. (Yh)***

Keuskupan Atambua

Diedit oleh Yosef Hello

SHARE