Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • SURAT GEMBALA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Program MBG: Berkat Sosial atau Katastrofi Kebijakan?
  • Metanoia dan Revolusi Batin: Kritik Yesus terhadap Enam Pola Pikir yang Bertentangan dengan Kehendak Allah
  • Pastor Paroki Mena Kukuhkan Anak-Anak Menjadi Misdinar
  • Paroki Mena Gelar Kegiatan Fokus Pembekalan dan Pelatihan Misdinar
  • Wujudkan Kasih Nyata, PSMTI Berbagi Kasih untuk Umat Paroki Mena
  • Latihan Musik di Seminari Lalian: Gitar dan Biola Asah Bakat serta Disiplin Siswa
  • SMA Swasta Seminari Lalian Ikut Lomba Bahasa Indonesia dan Raih Medali Emas
  • Praeses Cup 2026 Resmi Dibuka, Romo Praeses Tegaskan Sportivitas dan Persaudaraan
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • SURAT GEMBALA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Berita Keuskupan Atambua»ANIMASI BKSN 2019
Berita Keuskupan Atambua

ANIMASI BKSN 2019

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaSeptember 21, 2019Updated:October 5, 2019No Comments11 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Pater Vikjen Keuskupan Atambua

Emaus, Senin 2/9/ 2019.

Baru-baru beredar sebuah video yang sangat inspiratif untuk BKSN kita. Warga Kristen di Cina mendapat kiriman Kitab Suci. Setelah dibuka tiap orang berebutan mengambil satu kitab suci untuk diri mereka. Setiap orang melompat kegirangan, memeluk Kitab Suci tersebut dan bahkan ada yang menangis haru. Mereka semangat memiliki kitab suci karena mereka percaya akan kehadiran Tuhan yang bisa menyertai perjalanan hidup mereka .

Begitu pula ada kisah lain di tahun 1964. Pemerintah Rumania memenjarakan para politisi dan pendeta. Richard Wurmbrand merupakan salah satu dari mereka. Ia dipenjara hampir 14 tahun. Dalam bukunya God’s Underground diceritakan bahwa pada suatu hari seorang penghuni tahanan baru yang baru saja dijebloskan dalam penjara bernama Avram menyembunyikan dalam ikatan tubuhnya sebuah buku. Ketika tahanan lain bertanya buku apakah itu ia menjawab Injil Yohanes. Buku itu kemudian berpindah dari tangan ke tangan. Semua tahanan membacanya, menyimpannya dalam hati, kemudian berdiskusi di antara mereka. Injil itu bergitu berharga bagi mereka.

Itulah gambaran betapa Kitab Suci begitu dirindukan. Lalu bagaimana dengan kita di bulan Kitab Suci Naional ini?

Dokumen Konsili Vatikan II Dei Verbum menganjurkan agar jalan masuk kepada Kitab Suci harus dibuka lebar-lebar bagi umat beriman(DV 22). Bagaimana caranya? Yang pertama adalah dengan cara menerjemahkan Kitab Suci ke dalam bahasa setempat. Diupayakan secara ekumenis antara Protestan dan Katolik, Lembaga Alkitab Indonesia dan Lembaga BIblika Indonesia. Kedua, usaha lain yang dilakukan adalah mengembangkan apa yang dinamakan Minggu Kitab Suci Nasional pada tahun 1977 yang kemudian dalam pelaksanaannya berkembang ke BKSN (Bulan Kitab Suci Nasional). Tujuan dari BKSN adalah memperkenalkan Kitab Suci kepada umat agar menjadi sumber iman. Dengan demikian iman umat dapat bertumbuh dan berkembang dalam Kristus. Disamping itu dengan BKSN, umat didorong untuk memiliki dan menggunakan Kitab Suci.

Mengapa Kitab Suci?

St. Hironimus berjasa menerjemahkan Kitab Suci bagi kita. Pekerjaannya itu memakan waktu 11 tahun. Ia menerjemahkannya dari bahasa Ibrani dan Yunani ke bahasa Latin. Menurutnya, tidak mengenal Kitab Suci berarti tidak mengenal Kristus.

2Timotius 3: 16 mengatakatan bahwa segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Sementara itu Katekismus Gereja Katolik (KGK) 101 menyatakan bahwa untuk mewahyukan diri kepada manusia, Allah berbicara dalam kebaikanNya kepada manusia dengan bahasa manusia: “Sabda Allah yang diungkapkan dengan bahasa manusia, telah menyerupai pembicaraan manusiawi, seperti dahulu, Sabda Bapa yang kekal, dengan mengenakan daging kelemahan manusiawi, telah menjadi serupa dengan manusia.” Melalui kata-kata Kitab Suci, Allah hanya mengatakan satu kata: SabdaNya yang tunggal dan di dalam Dia, Ia mengungkapkan diri seutuhnya (KGK 102). Dari sebab itu Gereja selalu menghormati Kitab Suci sama seperti Tubuh Kristus sendiri. Gereja tak putus-putusnya menyajikan kepada umat beriman roti kehidupan yang Gereja terima dari meja Sabda Allah, maupun dari meja Tubuh Kristus (KGK 103). Di dalam Kitab Suci, Gereja selalu mendapatkan makanannya dan kekuatannya karena di dalamnya ia tidak hanya menerima kata-kata manusiawi, tetapi apa yang sebenarnya Kitab Suci itu: Sabda Allah.

Apa tugas Seksi Kitab Suci paroki?

Seksi Kita Suci bertugas membantu pastor paroki dalam mewujudkan kegiatan ini; merencanakan, melaksanakan, memonitor dan mengevaluasi; mengoordinis kerasulan Kitab Suci; dan menyelenggarakan kursus-kursus Kitab Suci.

Melalui tema BKSN “Mewartakan Kabar Baik di tengah Krisis Lingkungan Hidup” harapannya masalah-masalah krisis lingkungan yang kita hadapi dapat kita atasi bersama-sama sebagai aplikasi nyata penghayatan amanat Sabda Tuhan dalam Kitab Suci.

Dengan kegiatan ini para agen pastoral khusus yang terlibat dalam kegiatan ini membantu para pastor agar perasaan cinta akan Kitab Suci bertumbuh. Kesadaran akan rasa butuh dan cinta akan Kitab Suci harus kita tumbuhkan dalam hati umat. (P. Vincent Wun SVD)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Paroki Mena Gelar Kegiatan Fokus Pembekalan dan Pelatihan Misdinar

February 28, 2026

Latihan Musik di Seminari Lalian: Gitar dan Biola Asah Bakat serta Disiplin Siswa

February 25, 2026

Uskup Atambua Beri Renungan Mimbar, Ceramah dan Dialog dengan Ratusan Pelajar se-Dekenat Mena

February 24, 2026

Pimpin Misa di Biara OSF Mena, Uskup Atambua Berkat Patung dan Taman Fransiskus Asisi

February 24, 2026

Kunjungan Pastoral di SMAK Mena, Uskup Atambua Tegaskan tentang Kemampuan Berpikir Kritis dan Kecakapan Kreatif Realistis

February 23, 2026

Dialog dengan Umat Dekenat Mena, Uskup Atambua Tegaskan Pentingnya Ekonomi Berbasis Produktif dan Pendidikan Berbasis Kolaboratif

February 23, 2026

Comments are closed.

BERITA TERBARU

Program MBG: Berkat Sosial atau Katastrofi Kebijakan?

March 7, 2026

Metanoia dan Revolusi Batin: Kritik Yesus terhadap Enam Pola Pikir yang Bertentangan dengan Kehendak Allah

March 2, 2026

Pastor Paroki Mena Kukuhkan Anak-Anak Menjadi Misdinar

March 1, 2026

Paroki Mena Gelar Kegiatan Fokus Pembekalan dan Pelatihan Misdinar

February 28, 2026

Wujudkan Kasih Nyata, PSMTI Berbagi Kasih untuk Umat Paroki Mena

February 26, 2026

Latihan Musik di Seminari Lalian: Gitar dan Biola Asah Bakat serta Disiplin Siswa

February 25, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?