keuskupanatambua.org, -Untuk kedua kalinya, Tim Pusat Pastoral Keuskupan Atambua menyalurkan bantuan kemanusiaan dari Badan Amal Kasih Katolik (BAKKAT) Keuskupan Agung Jakarta kepada para korban bencana banjir di Malaka, khususnya kepada 150 kepala keluarga di Paroki Santo Fransiskus Xaverius Bolan, Dekenat Malaka, Jumat, 21/5-2021. Tim Puspas atas nama Bapak Uskup Atambua membawa 150 paket bantuan berupa alat-alat dapur seperti alat-alat makan dan alat-alat masak, serta sembako yang terdiri dari beras dan mi instan. Bantuan tersebut langsung diserahkan kepada 150 kepala keluarga bertempat di Pastoran paroki Bolan disaksikan oleh Pastor Paroki Bolan, Rm. Yosef Meak, Pr. Dalam pengantarnya, Sekretaris Umum Puspas Keuskupan Atambua, Bapak Yosef Hello mengatakan bahwa bantuan yang diberikan ini berkat kemurahan hati para donatur melalui Badan Amal Kasih Katolik. Karena itu semoga bantuan yang ada dapat bermanfaat bagi bapak ibu sekalian.
“Bantuan ini berasal dari kemurahan hati para donatur yang disalurkan melalui Badan Amal Kasih Katolik atau BAKKAT. Karena itu, kami berharap bantuan yang diberikan ini dapat membantu meringankan beban kehidupan kalian, akibat banjir yang melanda wilayah beberapa waktu lalu”.

Bantuan dari BAKKAT diserahkan secara simbolis kepada Rm. Yosef Meak, Pr Pastor Paroki Bolan, Jumat, 21/5-21

Sementara itu, Romo Yosef Meak, Pr selaku Pastor paroki Bolan menghanturkan limpah terima kasih kepada BAKKAT Keuskupan Agung Jakarta yang telah memberikan bantuannya kepada kami yang disalurkan melalui Pusat Pastoral keuskupan Atambua.
“Selaku Pastor Paroki Santo Fransiskus Xaverius Bolan menyampaikan terima kasih kepada Badan Amal Kasih Katolik Keuskupan Agung Jakarta yang berkenan memberikan bantuan kemanusiaan kepada kami para korban bencana banjir di Paroki Bolan yang disalurkan melalui Tim Puspas Keuskupan Atambua”.
Selain membawa bantuan, tim juga melakukan animasi bersama anak-anak korban banjir yang diikuti oleh semua siswa Sekolah Dasar yang ada di Paroki Bolan. Tim animator di bawah pimpinan Sr. Klarentin FSGM dan Ibu Maria Kunera Soi dari Komisi Karya Kepausan Indonesia dan Karya Misioner Keuskupan Atambua. Dalam kegiatan yang diikuti sekitar 300 siswa itu melibatkan juga tim sekami Dekenat Malaka dan para remaka (remaja Katolik, red) sebagai pendamping. Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan animasi tersebut, meski di tengah situasi panas terik. (Kontributor: Tim Puspas KA)

Tim Puspas KA pose bersama satu kelompok penerima bantuan.

Editor : Yosef M.L. Hello

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here