
Renungan Serial, KeuskupanAtambua.org – Berikanlah Sedekah Dan Semuanya Menjadi Bersih – oleh Rm. Theo Asa Siri

Renungan
Berikanlah sedekah: sedekah bukan hanya sekadar memberi uang atau barang kepada yang membutuhkan. Lebih luas, sedekah adalah segala bentuk kebaikan yang kita berikan kepada orang lain berupa senyuman, nasehat, pertolongan tenaga, doa maupun berbagi ilmu. Hal- hal itu dilakukan dengan sukarela, tulus tanpa pamrih bukan karena terpaksa atau ingin dipuji orang lain. Hasil dari tindakan memberi tanpa pamri itu adalah kemurniaan hati dan jiwa yang menghilangkan sifat iri, tamak, pelit, cinta berlebihan pada harta dan hati menjadi lebih tenang dan damai. Hati bersih, jiwa damai, dan kehidupan lebih tenang.
Ada tiga pesan Injili hari ini. Pertama: Kenali siapa teman sejati. Orang yang tetap ada saat kita susah adalah teman yang sesungguhnya, sedangkan yang datang hanya saat senang, belum tentu tulus. Kedua, Hargai ketulusan bukan kemewahan dan pujian. Bantuan sederhana di waktu sulit nilainya jauh lebih mahal daripada penghormatan meriah waktu sukses. Ketiga, jangan terbuai pujian saat berjaya, ingatlah mereka yang pernah menolong saat belum dikenal karena itulah orang yang paling layak dihargai seumur hidup.
Berikanlah sedekah dan semuanya menjadi bersih… mengikuti nasehat Muder Teresa: pada akhirnya yang harus kita jaga adalah hati agar tidak berbangga diri; pikiran agar tak berburuk sangka; mata agar tidak memandang rendah; mulut agar tidak berkata buruk, telinga agar tidak mendengar fitnah; langkah agar tidak salah arah; kita tidak bisa mengubah dunia ataupun sesorang maka yang bisa kita lakukan adalah mengendalikan diri sendiri dan menyerahkan diri dan pekerjaan kepada Tuhan.
Niat
Hari ini saya mau membantu anak-anak yatim piatu yang ada di panti asuhan terdekat!
Doa
Allah Bapa yang Maha Pengasih, limpahilah kami iman akan Yesus Kristus dan semoga tingkah laku kami dalam memberikan sedekah memancarkan cinta kasih yang membawa keselamatan. Doronglah kami untuk menjadi pribadi yang rela mengorbankan diri seturut teladan Kristus PuteraMu. Amin
Editor – Yosef Hello, Published by Yudel Neno

