
Renungan Serial, KeuskupanAtambua.org – Undangan Terbuka – oleh Rm. Leo Nahas, Pr

Renungan
Yesus menggambarkan Kerajaan Surga seperti seorang Raja yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya. Raja itu mengundang banyak orang. Ini adalah gambaran Hati Allah. Allah adalah Raja yang penuh kasih yang membuka pintu-Nya lebar -lebar untuk semua orang.
Ada tiga hal penting yang bisa kita pelajari dari undangan ini, yaitu:
- Undangan Allah itu untuk semua orang. Awalnya orang –orang yang diundang pertma itu menolak. Ada yang pergi ke ladang, ada yang pergi urusan usahanya, bahkan ada yang menangkap dan membunuh hamba-hamba raja. Undangan keselamatan itu tidak hanya untuk orang tertentu, orang baik, orang suci atau orang kaya. Undangan itu untuk semua orang. Tidak ada yang terlalu berdosa untuk dikasihi.
- Undangan membutuhkan tanggapan yang serius. Ada satu orang yang datang tetapi tidak berpakaian pesta. Dia mau ikut pesta tetapi tidak menghormati tuan pesta. Menjadi Kristen bukan hanya soal datang ke Gereja atau mengaku percaya. Mengenakan pakaian pesta adalah situasi hidup yang telah diperbaharui oleh Kristus. Iman yang hidup,bukan iman yang hanya di mulut. Tuhan mencari hati yang sungguh sungguh bertobat dan mau diubah.
- Banyak orang menolak undangan. Mengapa undangan yang begitu indah ditolak? Karena mereka menganggap remeh dan lebih sibuk dengan urusan mereka sendiri. Sibuk kerja, sibuk urus HP, sibuk kejar mimpi, sampai lupa ada undangan yang lebih penting yaitu duduk bersama Tuhan. Undangan Tuhan menuntut respon.
Niat
Hari ini saya mau memusatkan perhatianku untuk mendengarkan dan mengikuti undangan Tuhan, mengikuti Ekaristi hari Minggu dan menyambut Tubuh dan Darah Kristus!
Doa
Tuhan Yesus, terimakasih atas undangan-Mu. Undangan yang penuh kasih untuk menghadiri perjamuan yang Kausediakan sendiri. Semoga saya siap untuk hadir dan mengikuti perjamuan-Mu. Amin
Editor – Yosef Hello, Published by Yudel Neno

