keuskupanatambua.org, – Hujan tiada berhenti sejak semalam. Seakan-akan alam pun tahu bahwa hari ini ada perpisahan disertai deraian air mata. Ada waktu untuk memulai sebuah karya, ada pula waktu untuk mengakhiri karya. Sang Pengkhotbah menyebutnya dengan istilah, “Segala sesuatu ada waktunya!” Hari ini boleh tertulis dalam sejarah Paroki Santo Antonius Padua Nela. Setelah berkarya lebih dari 25 tahun sebagai Katekis/Sekretaris Paroki, Bapak Zakarias Bnani resmi dilepaspisahkan dari tugasnya sebagai Sekretaris Paroki karena memasuki masa purnabakti disertai ucapan terima kasih atas jasa-jasanya selama ini.

Penyerahan SK Pensiun dan Pesangon dari Paroki

Pastor Paroki Santo Antonius Padua Nela, P. Ireneus Boli Lolan, SVD menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Zaka, -demikian biasa disapa-, atas pelayanan beliau terhadap umat Paroki Nela sejak tahun 1994. “Bapak Zaka adalah seorang Katekis dan Sekretaris parokiĀ  yang bekerja keras dan disiplin dalam menjalankan tugas”, urai Pater Iren. “Banyak hal yang telah dibuat di paroki ini dalam pelayanan dalam kebersamaan dengan para pastor paroki, pastor pembantu, DPP, Ketua Lingkungan dan umat sekalian. Kami berharap perpisahan hari ini bukanlah mengakhiri segala-galanya dalam kebersamaan kita. Kami masih mengharapkan bantuan dan dampingan bapak Zaka. Karena itu sewaktu-waktu kalau kami membutuhkan bantuan, kami harap bapak masih bersedia membantu kami”, demikian Pastor paroki mengakhiri sambutannya.

Hampir senada dengan Pastor Paroki, Bapak Ale Kayus selaku Ketua I DPP juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada bapak Zaka Bnani yang telah purnabakti. “Bapak Zaka ini pernah dijuluki oleh Mgr. Anton Pain Ratu SVD sebagai katekis agung, karena ketelitiannya dalam bekerja. Karena itu, selain terima kasih kami juga memohon maaf atas kekurangan kami selama kebersamaan kita. Selamat memasuki masa purnabakti. Orang yang telah menjalankan tugasnya dengan baik, pada saatnya ia juga harus mengakhirinya untuk menikmati hasilnya”, kata Ketua DPP Nela.

Selamat memasuki masa purnabakti, seniorku!

 

Sementara itu bapak Zaka ketika didaulat untuk menyampaikan sepatah kata, beliau mensyeringkan bagaimana pengalamannya bekerja sama dengan 6 pastor paroki selama lebih kurang 25 tahun pastoral ini. Menurutnya, setiap orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing, namun itu sangat memperkayanya dalam tugasnya sebagai Katekis dan Sekretaris Paroki. Beliau juga menuturkan bahwa selama bekerja hanya satu kali dipanggil ke keuskupan karena melakukan kesalahan administrasi yakni kesalahan penulisan dalam extractum. “Itulah suatu pembelajaran bagi saya”, katanya sambil membersihkan air mata yang bercucuran.

Semua tokoh umat yang hadir dalam peristiwa hari ini menyampaikan salam dan terima kasih mewakili umat paroki Nela. Sekali lagi terima kasih atas pengabdianmu di paroki Nela. Zakarias Bnani, kau seorang katekis sejati. Selamat memasuki purnatugas.***Sekretariat Paroki Nela.

Foto bersama Katekis Paroki yang memasuki purnabakti

Editor: Yosef M.L. Hello

SHARE