keuskupanatambua.org,- Hal itu dikatakan Drs. Nikolaus Tnano, MA selaku Ketua Komisi Kateketik Keuskupan Atambua dalam refleksinya pada raker lintas komisi yang dipimpin langsung oleh Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Senin,11/1-2021. Menurut Katekis Keuskupan Atambua itu, sekarang kita sudah hidup dalam era high teknologi (4.0) karena itu katekese kita yang tradisional -walaupun itu tetap relevan-, perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Mungkin Katekese Online sudah waktunya dan dalam hal ini katekese keluarga harus menjadi konsentrasi kita, terutama pada masa pandemi Covid-19 ini di mana kita tidak bisa bertemu muka dengan muka karena mencegah kerumunan massa, maka diharapkan kita menggunakan metode lain yaitu metode online atau Daring. Meskipun mungkin sulit karena masih banyak umat kita belum memiliki HP android, tetapi sekarang sudah saatnya kita mulai. Biar mungkin hanya beberapa orang yang bisa merespons, tidak apa-apa. Sebab sekali lagi saya katakan, “Keadaan sudah berubah, pola katekese kita juga harus ikut berubah”, tegas suami dari Theresia Noeman  dan bapak dari Handry; dr. Violet dan Yuni Tnano itu.

Drs. Nikolaus Tnano, MA bersama keluarganya (dok.pribadi dari facebook)

Menanggapi refleksi tersebut, Uskup Atambua dalam arahannya mengharapkan pentingnya kita sebagai pelayan pastoral menyesuaikan diri dengan keadaan. Kepada Komisi Kateketik dan Komisi Kitab Suci, Bapak Uskup berperan agar bahan-bahan pendampingan yang normatif dan direktif mana yang sudah disampaikan kepada umat dan hendak disampaikan lagi perlu penegasan-penegasan. Bersama Komisi Keluarga dan juga Komsos mengusahakan suatu katekese yang lebih progresif dan kreatif yang dialogis. “Sebagai Uskup, saya setuju bahwa keadaan kita sudah berubah, sebagaimana refleksi bapak Niko tadi, maka pola katekese kita harus berubah juga. Namun tidak serta merta kita tinggalkan metode konvensional. Maka di sini dibutuhkan kreativitas dari kita sebagai pelayan atau petugas pastoral dalam hal ini para imam dan Katekis”, kata Bapak Uskup.
Raker Lintas Komisi pastoral ini selain diikuti oleh para Ketua dan Sekretaris Komisi, Vikjen dan Sekretaris Umum Puspas, juga dihadiri para deken yaitu Deken Belu Utara, Rm. Stefanus Boisala; Deken Malaka, Rm. Edmundus Sako; Deken Kefamenanu, Rm. Gerardus Salu dan Deken Mena, Rm. Kanisius Oki. (YH)

Kontributor : YH
Editor: Yosef M.L. Hello
Foto : Komsos Keuskupan Atambua

SHARE