Atambua, KeuskupaAtambua.org – Komisi Kepemudaan (Komkep) Regio Nusa Tenggara (Nusra) – Bali dijadwalkan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada Jumat hingga Minggu, 25–27 Juli 2025, bertempat di Paroki Santo Fransiskus dari Asisi, BTN-Kolhua, Kupang. Rapat ini akan dihadiri oleh para Ketua dan Sekretaris Komisi Kepemudaan serta perwakilan OMK dari sembilan keuskupan di Regio Nusra-Bali.
Sebanyak sembilan keuskupan yang tergabung dalam wilayah ini meliputi: Keuskupan Denpasar, Keuskupan Agung Ende, Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Weetebula, Keuskupan Larantuka, Keuskupan Maumere, Keuskupan Ruteng, Keuskupan Atambua, dan Keuskupan Labuan Bajo. Kegiatan ini mengangkat tema “OMK Peziarah Pengharapan di Era Digitalisasi Modern” dan akan menghadirkan pemateri dari Tim Komkep KWI (Konferensi Waligereja Indonesia).

Koordinator Komkep Regio Nusra-Bali, RD. Longginus Bone, sebelumnya telah mengirimkan undangan resmi kepada seluruh Komisi Kepemudaan di wilayah tersebut melalui surat nomor 01/KOMKEP/KAK/VI/2025 tertanggal 14 Juni 2025. Dalam surat tersebut, ia menegaskan pentingnya kehadiran para penggerak kepemudaan demi merancang langkah strategis bersama.

Sebagai bentuk partisipasi aktif, para peserta akan menjalani sistem live in dengan tinggal di rumah-rumah umat Paroki Kolhua selama kegiatan berlangsung. Informasi dari panitia menyebutkan bahwa para Ketua dan Sekretaris Komkep serta perwakilan OMK telah menyatakan kesediaan hadir melalui link konfirmasi kehadiran yang telah disebarkan sebelumnya.

Rangkaian kegiatan Rakor ini akan ditutup dengan Perayaan Ekaristi bersama pada Minggu, 27 Juli 2025, sebagai momen perutusan dan penyegaran kembali semangat pelayanan bagi Orang Muda Katolik (OMK) di tengah tantangan era digital.
Oleh Rm. Yudel Neno, Pr
