“Calpestando La Terra – Sostenendo Il Cielo”: Menapak Bumi, Menjunjung Langit

Atambua, 25 Oktober 2025 — Setelah sukses menggelar konser perdana di Kupang pada 18 Oktober lalu, para frater mahasiswa Fakultas Filsafat Unika Widya Mandira (Unwira) Kupang Unit Seminari Tinggi Santo Mikhael Penfui kini siap mengguncang panggung Graha Kirani Atambua pada Minggu, 26 Oktober 2025 pukul 19.00–21.30 WITA. Konser bertajuk “Trans Timor Barat” ini merupakan bagian dari rangkaian tur musik yang akan berlanjut ke Kefa pada 7 November mendatang.

Kegiatan besar ini diselenggarakan oleh Fakultas Filsafat Unika Widya Mandira Kupang bersama Unit Seminari Tinggi Santo Mikhael Penfui Kupang. Konser ini mengusung tema filosofis “Calpestando La Terra – Sostenendo Il Cielo” yang berarti “Memijak Bumi – Menjunjung Langit.” Tema ini mengandung pesan agar manusia bijaksana dalam mengelola bumi sebagai ibu kehidupan dan menghargai keindahan serta martabat yang berasal dari Yang Ilahi.
Ketua Panitia Konser, RD. Antonius Kapitan, S.Fil., M.Fil., menyampaikan bahwa konser kedua di Atambua akan dibuka langsung oleh Bupati Belu. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, baik dari kalangan Gereja, pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, maupun umat.
“Kami berterima kasih kepada Bupati Belu yang akan hadir dan membuka konser di Graha Kirani. Terima kasih juga kepada Romo Deken Belu Utara, para pastor paroki, frater, DPP, DKP, biarawan-biarawati, serta semua sponsor yang telah mendukung kami. Konser ini adalah wujud kreativitas dan pengabdian frater kepada masyarakat,” ujarnya.
Konser ini menampilkan dua kelompok utama, yakni Paduan Suara Pilgrim Voice dengan 43 personil yang diiringi Orkestra Santo Mikhael beranggotakan 14 musisi, serta Ansambel Musik Santo Mikhael yang terdiri dari 14 gitaris dan 4 violinis. Pilgrim Voice akan tampil dalam tiga sesi — lagu klasik, lagu mancanegara, dan lagu nasional serta etnis — sementara ansambel gitar dan biola akan mengisi satu sesi khusus.
Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan bakat seni para frater mahasiswa, membangun interaksi dengan masyarakat, serta menggalang dukungan bagi pengembangan fasilitas dan kegiatan kemahasiswaan di seminari. Selain itu, konser ini menjadi bagian dari persiapan menuju Pancawindu (80 tahun) Seminari Tinggi Santo Mikhael Penfui Kupang pada tahun 2031.
RD. Kapitan juga menegaskan bahwa konser musik ini bukan sekadar hiburan, tetapi sarana pewartaan dan refleksi filosofis. Melalui musik, para frater ingin mengajak publik untuk merenungkan hubungan antara bumi dan langit — antara realitas manusiawi dan nilai-nilai spiritual yang luhur.
Dukungan besar datang dari berbagai pihak, antara lain Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Kota Kupang, La Cove Beach Resto and Bar, KSP TLM Indonesia, Unika Widya Mandira Kupang, Credit Union Serviam, BNI Cabang Kupang, Telkomsel Kupang, Matahari Hotel, dan Credit Union Kasih Sejahtera.
Praeses Seminari Tinggi Santo Mikhael, RD. Drs. Theodorus Silab, Lic.Th., serta Dekan Fakultas Filsafat Unwira, RD. Drs. Yohanes Subani, Lic.Iur.Can., turut memberikan dukungan penuh bagi para frater mahasiswa dalam upaya mengembangkan potensi seni dan memperkuat relasi sosial Gereja dengan masyarakat.
Konser Trans Timor Barat di Atambua dijadwalkan akan menghadirkan nuansa musikal reflektif, rohani, dan kontemporer, mengundang umat serta masyarakat umum untuk menikmati paduan harmoni antara filsafat, iman, dan seni.
Bagi masyarakat yang belum memiliki tiket, panitia membuka penjualan langsung di lokasi konser, Graha Kirani Atambua, mulai pukul 17.00 WITA.
“Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Mari datang dan saksikan konser kami di Atambua. Salam Calpestando La Terra – Sostenendo Il Cielo!” tutup RD. Antonius Kapitan.
Laporan : Panitia Konser
Editor : Yudel Neno
