Close Menu
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • SMPK Santo Yoseph Noemuti Terima Sosialisasi dan Edukasi Gizi
  • Cinta Panggilan di Tanah Malaka, Komisi Panggilan Gelar Aksi Panggilan di Paroki Kaputu
  • Umat Paroki Mena Gelar Latihan Produksi Abon Ikan
  • Siswa Seminari Lalian Lakukan Aksi Panggilan di Paroki Mena
  • Siswa Seminari Lalian Ikuti Ret-ret Tahunan, Perkuat Kesadaran Panggilan sebagai Calon Imam
  • 62 Siswa Kelas XII Seminari Lalian Ikuti Ujian Sekolah
  • Seminari Lalian Perluas Kerja Sama Mading Bahasa Inggris dengan Tiga Sekolah di Atambua
  • Aksi Panggilan di Mena, Siswa Seminari Tampil Memukau di Malam Kreasi
Facebook Instagram
  • Home
  • KEUSKUPAN
  • PUSPAS
  • DEKENAT
  • PAROKI
  • RENUNGAN
  • PENGUMUMAN
  • DOKUMEN GEREJA
Login
Keuskupanatambua.orgKeuskupanatambua.org
Home»Berita Keuskupan Atambua»Mungubah Sampah Daun Kering Menjadi Bokhasi
Berita Keuskupan Atambua

Mungubah Sampah Daun Kering Menjadi Bokhasi

Komsos Keuskupan AtambuaBy Komsos Keuskupan AtambuaJuly 27, 2020No Comments4 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sebuah Aksi Kerja Nyata di Kantor Puspas Keuskupan Atambua dipimpin oleh Vikaris Jendral sekaligus Pimpinan Pusat Pastoral Keuskupan Atambua, Pastor Vincentius Wun SVD, Lalian Tolu.

Vikjen bersama staf Puspas

KEUSKUPANATAMBUA.ORG —Ketika berkotbah dalam perayaan Ekaristi di Katedral Atambua, Minggu (10/5/2020) Mgr. Dominikus Saku menegaskan bahwa barangsiapa yang memusnahkan rumput dengan pestisida dan yang membersihkan ladang dengan sistem tebas-bakar, berdosa berat melawan kehendak Sang Pencipta dan orang itu merusak lingkungan. Himbauan ini terus disampaikan kepada umat meskipun prakteknya di lapangan berbanding terbalik. Karena itu, Mgr. Domi sendiri turun langsung untuk memberi contoh dengan membuat sebuah mega proyek dengan nama Atambua-Eden.

Atambua- Eden merupakan sebuah mega pilot project di mana fokusnya adalah pertanian. Pengolahan tanah dengan segala upaya teknologi tepat sasar dipraktekan di lahan percontohan milik Keuskupan Atambua. Mega project ini direncanakan melibatkan seluruh umat dan dijadikan pusat pembibitan, yang juga nantinya akan dibagikan kepada umat. Sebagai pusat percontohan, maka semua proses pengerjaan selalu berpegang teguh kepada ensiklik Laudato Si dari Paus Fransiskus. Semuanya harus organik. Karena itu sebagai upaya untuk menghindarkan diri dari penggunaan pestisida dan pupuk anorganik, ada beberapa tempat yang sengaja digali untuk dijadikan tempat sampah daun-daun kering yang gugur yang kemudian akan diolah menjadi kompos untuk memenuhi kebutuhan pemupukan.

Selasa (21/7/2020) pekan lalu dipimpin oleh Vikjen KA, P. Vincentius Wun SVD dan Sekretaris umum (Sekum) Puspas Keuskupan Atambua, Yosef Hello, para staf Puspas melakukan kerja bakti membuat pupiuk Bokhasi. Satu tempat sampah seluas 3 x 6 m2 yang sudah berisi sampah daun-daun kering menjadi target untuk pengkomposan kali ini. Proses pengkomposan mulai dengan memadatkan daun yang ada di bak sampah, menaburkan cirit sapi sebanyak  kurang lebih 270 kg  ke atas daun-daun kering itu secara merata, kemudian disiram dengan air sebanyak 6000 liter untuk membuat keadaan sampah daun menjadi lembab dan padat. Dan tahap berikutnya daun-daun itu disiram lagi dengan EM4 yang telah dicampur dengan gula dan air sebagai stimulan untuk microba beraktifitas sebagai penguarai daun menjadi kompos . Proses selanjutnya menutup tempat sampah itu dengan terpal guna untuk membatasi penguapan dan pertukaran sirkulasi udara dari dalam wadah. Karena wadah dengan volume yang besar maka proses pengkomposan diperkirakan membutuhkan waktu 3 bulan atau lebih sebelum akhirnya dapat digunakan sebagai pupuk. Bokhasi atau kompos ini nantinya akan digunakan untuk kebutuhan pemupukan lahan pertanian Atambua-Eden.

Selian itu, masih ada beberapa tempat sampah yang sudah berisi daun-daun kering dan tinggal menunggu untuk diolah menjadi bokhasi, antara lain satu lokasi di Emaus dan dua lagi ada di belakang Istana Keuskupan.

Selain bokhasi, staf Puspas Keuskupan Atambua juga sedang menyiapkan kompos dari sekam padi. Menurut Pater Vinsen Wun, pupuk harus disiapkan untuk mem-back up proyek Atambua Eden tersebut. Lebih lanjut Putera kelahiran Niki-Niki 17 Juli 69 tahun silam itu, tanpa persiapan pupuk yang baik dan banyak, semua tanaman yang telah ada tidak bisa berkembang. “Karena itu semua ini kita siapkan untuk mendukung program besar Bapak Uskup ini”, kata mantan Provinsial SVD Timor itu. (Laporan Kontributor : Octovianus Klau)

Vikjen KA, P. Vincent Wun SVD memimpin sendiri pembuatan Kompos dari sekam padi (Senin,27/7/2020. Sumber foto: WA grup Puspas KA, Ois Am’isa)

Diedit oleh Yosef Hello

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Pinterest LinkedIn Tumblr Email

BERITA TERKAIT

Cinta Panggilan di Tanah Malaka, Komisi Panggilan Gelar Aksi Panggilan di Paroki Kaputu

April 28, 2026

Siswa Seminari Lalian Lakukan Aksi Panggilan di Paroki Mena

April 27, 2026

Aksi Panggilan di Mena, Siswa Seminari Tampil Memukau di Malam Kreasi

April 25, 2026

274 OMK Paroki Hati Yesus yang Mahakudus Noemuti Dilantik, Pastor Paroki Dorong Semangat Pelayanan

April 19, 2026

28 Anak Terima Sakramen Baptis di Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus Noemuti

April 18, 2026

Paroki Kristus Raja Seon Selenggarakan Misa Penutupan Kursus Persiapan Perkawinan

April 16, 2026

Comments are closed.

BERITA TERBARU

SMPK Santo Yoseph Noemuti Terima Sosialisasi dan Edukasi Gizi

April 29, 2026

Cinta Panggilan di Tanah Malaka, Komisi Panggilan Gelar Aksi Panggilan di Paroki Kaputu

April 28, 2026

Umat Paroki Mena Gelar Latihan Produksi Abon Ikan

April 27, 2026

Siswa Seminari Lalian Lakukan Aksi Panggilan di Paroki Mena

April 27, 2026

Siswa Seminari Lalian Ikuti Ret-ret Tahunan, Perkuat Kesadaran Panggilan sebagai Calon Imam

April 27, 2026

62 Siswa Kelas XII Seminari Lalian Ikuti Ujian Sekolah

April 27, 2026
KALENDER LITURGI

Tentang Kami
Tentang Kami

Keuskupanatambua.org merupakan website resmi Keuskupan Atambua yang menyajikan update informasi seputar Keuskupan Atambua dan paroki-paroki di wilayah keuskupan tersebut.

Alamat

Alamat:
Jl. Nela Raya No. 17, Lalian Tolu, Atambua 85702, Timor – Nusa Tenggara Timur.

Media Sosial
  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
© 2026 Keuskupanatambua.org. Designed by Tim Keuskupan Atambua.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?