
TALERUN — KeuskupanAtambua.org – Umat Paroki Roh Kudus Halilulik mengawali Bulan Mei 2026 sebagai Bulan Maria dengan perayaan Ekaristi sekaligus peresmian Gua Maria Bunda Penebus di Kapela Santo Tomas Talerun, Desa Lawalutolus, Dusun Talerun, Jumat, 1 Mei 2026.

Perayaan tersebut dipimpin Pastor Paroki Roh Kudus Halilulik, Rm. Hendrikus Hale. Kegiatan ini diikuti umat, para suster, frater, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta kaum muda.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadat pemberkatan patung Bunda Maria di dalam kapela. Setelah pemberkatan, umat bersama pastor paroki, para suster, frater, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan kaum muda mengikuti prosesi arak-arakan patung Bunda Maria.

Prosesi berlangsung mengelilingi sejumlah stasi yang telah disiapkan pastor paroki bersama panitia. Setelah tiba di lokasi Gua Maria, keluarga yang menyumbangkan patung Bunda Maria secara simbolis menyerahkan patung tersebut kepada pastor paroki dan panitia pembangunan Gua Maria Bunda Penebus Talerun.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan perayaan Ekaristi pembukaan Bulan Mei 2026 sebagai Bulan Maria sekaligus pemberkatan Gua Maria. Para frater turut mendukung perayaan dengan membawakan lagu-lagu liturgi.

Dalam homilinya, Rm. Hendrikus Hale mengajak para suster, frater, dan imam untuk menghayati panggilan hidup dengan rendah hati. Ia menegaskan bahwa perjalanan panggilan merupakan perjalanan bersama menuju imamat yang sejati.

Rm. Hendrikus juga mengingatkan umat bahwa Tuhan tidak hadir dalam kekerasan, tetapi dalam kelembutan. Ia menggambarkan kehadiran Tuhan seperti angin sepoi-sepoi yang tenang, sebagaimana suasana doa di Gua Maria.

Nama Gua Maria Bunda Penebus dipilih sebagai simbol harapan agar Bunda Maria senantiasa menyertai umat. Kehadiran Gua Maria ini juga diharapkan membantu umat dalam pertobatan dan pembaruan hidup iman.

Dalam amanat penutup, Rm. Hendrikus mengajak seluruh umat menjaga Gua Maria tersebut sebagai sarana rohani yang hidup. Ia juga mengimbau umat untuk terus berjuang dengan rendah hati selama Bulan Maria dan bersama-sama menyelesaikan pembangunan yang masih belum rampung.

Ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh umat dan para donatur yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil, sehingga pembangunan Gua Maria dapat terwujud.

Ia berharap kehadiran Gua Maria di Kapela Santo Tomas Talerun semakin menumbuhkan iman dan devosi umat kepada Bunda Maria. Umat juga diajak menjaga semangat kebersamaan dan saling membantu untuk menyelesaikan kekurangan yang masih ada.

Peresmian Gua Maria Bunda Penebus ini menjadi bagian dari upaya Paroki Roh Kudus Halilulik untuk menyediakan ruang doa bagi umat, khususnya selama Bulan Maria.
Penulis: Saul Ojorion Magno/Jiros – SekPar Halilulik
Editor: Yudel Neno
